Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Teknik Closing Penjualan yang Wajib Anda Pelajari

Ada banyak hal yang perlu Anda pelajari ketika terjun ke dunia bisnis, salah satunya adalah mempelajari teknik closing penjualan. Apa itu Closing Penjualan?

Bagi Anda yang belum tahu, Closing Penjualan artinya adalah tindakan atau proses untuk mengakhiri transaksi antara pembeli dan penjual yang melibatkan produk dan uang.

Apakah Closing Penjualan Penting?

Ya tentu penting, karena dengan closing maka Anda sebagai penjual akan mendapatkan transaksi pembelian dari konsumen. Jadi konsumen tidak hanya sekadar tanya-tanya produk saja tetapi juga memutuskan untuk membelinya.

Kan banyak tuh pembeli yang kadang cuma tanya-tanya saja tetapi tidak jadi beli. Nah, yang seperti ini kadang tidak selamanya salah pembeli, tetapi bisa juga karena penjualnya tidak melakukan closing dengan benar.

Untuk itu sebagai penjual Anda wajib mengetahui teknik-teknik closing penjualan yang benar.

Berikut ini beberapa teknik yang bisa Anda pelajari dan praktekan langsung.

1. Closing Penjualan dengan Alternatif

Ketika ada calon konsumen yang tanya-tanya tentang produk yang Anda jual dan mereka tanya lebih dari satu produk yang berjenis sama, itu artinya calon konsumen tersebut sedang ragu dan bimbang.

Mereka belum menemukan pilihan yang tepat ingin membeli yang mana. Kalau dibiarkan saja, biasanya tipe konsumen yang seperti ini tidak jadi beli karena masih ragu.

Atau kondisi lain ketika ada konsumen yang ingin membeli produk A. Ia sudah yakin ingin langsung membelinya, tetapi karena Anda juga menjual produk sejenis yang lebih bagus Anda bisa menawarkannya.

Nah, teknik closing penjualan dengan alternatif ini maksudnya adalah dengan memberikan pilihan produk kepada konsumen.

Misalnya saja ada konsumen ingin beli smartphone, teknik closing nya bisa dengan diberikan pilihan “Jadi beli yang RAM 2GB atau 4GB?”

Intinya di teknik ini adalah memberikan 2 pilihan produk kepada konsumen agar dipilih.

Baca juga : Perbedaan Teknik Penjualan Up Selling, Cross Selling, & Cross Promotion

2. Closing Penjualan Dengan Asumsi

Kemudian teknik yang bisa Anda coba juga adalah melakukannya dengan asumsi. Penjual nantinya memberikan What If kepada konsumen sebagai penguat alasan untuk bisa bertransaksi.

Contohnya adalah ketika ada konsumen yang ingin membeli produk Anda, tetapi di display tidak ada atau lagi kosong. Nah, agar konsumen tetap membeli produk Anda, teknik closing yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan alasan seperti “Kami akan mengecek gudang dulu untuk stoknya, jika ada kami akan segera kirim ke Anda”.

Atau ketika ada konsumen yang sudah membeli produk Anda tetapi ada masalah dengan packing nya. Anda bisa menawarkan untuk memperbaiki packing dengan kualitas yang lebih baik. Kata-katanya misalnya seperti ini :

“Kami akan perbaiki packing nya, berapa jumlah yang akan Anda pesan nantinya?”

Intinya teknik ini perlu adanya kondisi tertentu.

3. Closing Penjualan Dengan Batasan Waktu

Salah satu teknik closing penjualan yang cukup mudah dilakukan. Dan ini cukup memberikan dampak yang bagus untuk penjualan Anda. Apalagi jika produk yang Anda miliki benar-benar berkualitas dan memiliki pasar yang luas.

Teknik ini dengan memberikan batasan waktu yang membuat calon konsumen menjadi ‘terburu-buru’ untuk segera membeli.

Misalnya saja seperti ini :

  • Produk Limited. Hanya tersedia HARI INI!
  • Harga naik 2x mulai besok!
  • Promo Gila-Gilaan. Hanya Hari Ini Saja!

Intinya teknik ini akan memberikan calon konsumen untuk segera membeli secepat mungkin. Karena kalau sampai mengulur waktu bisa jadi akan kehabisan atau harganya yang naik.

4. Closing Penjualan dengan Mengandalkan Stok Barang

Sesuai dengan namanya, teknik closing ini mengandalkan stok barang untuk membuat calon konsumen segera membeli.

Contohnya seperti ini :

  • STOK TERBATAS! Hanya tersedia 100 pcs!
  • Untuk 20 Pembeli Pertama Dapat Produk Diskon Khusus

Baca juga : Kata-Kata Promosi Yang Mampu Menaikkan Penjualan Baju Anda

5. Closing Penjualan dengan Memberikan Reward

Konsumen itu suka kalau saat beli dapat bonus-bonus pembelian. Dan ini bisa dijadikan salah satu teknik closing yang menguntungkan.

Misalnya saja memberikan bonus Payung untuk pembelian produk tertentu. Bisa juga dengan sistem BUY ONE GET ONE FREE. Atau kalau untuk penjualan online, bisa dengan memberikan gratis ongkos kirim untuk pembelian minimal Rp 100.000, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Tips Meningkatkan Penjualan dengan Diskon

6. Closing Penjualan dengan Kenaikan Harga

Konsumen selalu suka produk dengan harga yang miring, dan soal harga ini bisa Anda manfaatkan untuk membuat strategi closing penjualan.

Contohnya :

  • Dengan memberikan ‘ancaman’ kalau bulan depan harga naik
  • Hanya Hari Ini, Harga Terjun Payung. Besok Naik!
  • Pre Order Sekarang, Harga Lebih Murah!

Itulah beberapa teknik closing penjualan yang bisa Anda coba. Semuanya terlihat mudah, tetapi harus butuh strategi dan riset. Misalnya saja dalam memberikan diskon harga, tentu Anda perlu memikirkan berapa marginnya, berapa nanti stok yang bisa disediakan untuk diskon ini, dll.

Sehingga akan terhindar dari kerugian. Kan niatnya adalah untuk meningkatkan omzet penjualan, kalau sampai rugi ya malah tidak efektif.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *