Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Strategi Meningkatkan Omzet Penjualan Pada Bisnis Anda

Siapa sih yang tak ingin omzet penjualannya meningkat? Pasti semua pelaku usaha termasuk Anda ingin dong punya omzet yang terus meningkat. Hanya saja untuk bisa mendapatkan itu memang tidak mudah. Harus ada strategi khusus untuk meningkatkan omzet penjualan pada bisnis Anda.

Melalui artikel kali ini, EtalaseBisnis ingin berbagi beberapa strategi yang bisa dilakukan. Ini bisa dilakukan untuk bisnis kecil (UMKM) hingga bisnis besar.

Tanpa berlama-lama, berikut ini strategi meningkatkan omzet penjualan yang bisa dilakukan.

Omzet Penjualan

#1 Memperluas Target Market

Anda memiliki usaha / bisnis dan sudah pasti tidak semua orang tahu tentang bisnis Anda. Untuk itu Anda perlu memperluas dan memperbanyak jumlah orang yang tahu tentang produk Anda.

Jadi Anda perlu memperkenalkan produk Anda ke banyak orang yang sesuai dengan target pasar Anda. Tapi ingat, ini baru berupa perkenalan belum membahas soal penjualan.

Untuk memperkenalkan tentunya harus melalui promosi dan ini bisa dilakukan dengan berbagai media yang sesuai. Mungkin Anda bisa melakukan promosi di radio, membuat brosur, iklan baliho, dan bisa juga menggunakan media online seperti Facebook, Twitter, Instagram, Website, dll.

Intinya melakukan promosi yang tujuannya untuk memperkenalkan produk Anda ke orang banyak. Biasanya dalam dunia bisnis itu dikenal dengan istilah Prospek. Prospek ini ya orang yang tahu tentang produk atau bisnis kita.

Baca juga : Tips Meningkatkan Omzet Penjualan Online di Tokopedia

#2 Tingkatkan Konversi

Ketika sudah banyak orang yang tahu dari promosi tersebut, tahap selanjutnya adalah membuat orang-orang atau prospek tersebut mau menggunakan produk Anda.

Jadi mereka tidak hanya sekadar tahu tetapi juga melakukan aksi untuk menggunakannya.

Tentunya produk yang kita tawarkan ini harus sesuai dengan kebutuhan para calon konsumen kita. Untuk itu saat memperkenalkan tadi perlu disesuaikan dengan target market. Di sini Anda tidak hanya menyediakan produk yang mereka butuhkan saja, tetapi juga memberikan produk yang berkualitas baik dari isinya hingga kemasannya.

Sehingga itu akan membuat para calon konsumen bisa semakin tertarik untuk menggunakan produk Anda.

Baca juga : 6 Pilar Membangun UKM Hingga Beromzet Rp 5 Milyar per Tahun

#3 Tingkatkan Jumlah Transaksi

Poin ketiga untuk meningkatkan omzet penjualan adalah dengan meningkatkan jumlah transaksi. Kalau ada calon konsumen yang awalnya tahu promosi produk Anda terus tertarik untuk mencoba menggunakannya, maka buatlah mereka untuk menggunakan kembali.

Artinya buat mereka untuk bertransaksi lagi ke depannya dan menjadi pelanggan Anda.

Di sinilah tantangan bagi Anda agar konsumen bisa menjadi pelanggan setia.

Untuk mengatasi tantangan ini, Anda bisa melakukan banyak hal. Misalnya saja dengan membuat varian produk baru, sehingga konsumen akan penasaran dengan varian baru. Contohnya saja produk mie instant Indomie, sekarang ini selalu ada varian baru yang pada akhirnya membuat orang terus ingin beli Indomie.

Anda juga bisa membuat strategi promosi berupa promo-promo, bisa berupa promo diskon, voucher, atau lainnya. Biasanya cara-cara seperti ini cukup ampuh untuk digunakan meningkatkan transaksi.

#4 Meningkatkan Jumlah Rata-rata Pembelian

Jika para pelanggan sudah nyaman dengan produk kita, maka yang bisa Anda lakukan lagi adalah meningkatkan jumlah rata-rata pembelian. Mudahnya bagaimana agar pembeli bisa membeli lebih banyak dalam sekali transaksi.

Di sini Anda bisa melakukan strategi penjualan yang dinamakan Up Selling dan Cross Selling. Ini salah satu yang bisa dilakukan.

Baca juga : Perbedaan Teknik Penjualan Up Selling, Cross Selling, & Cross Promotion

Selain itu juga bisa mengembangkan bisnis Anda dengan membuka sistem reseller atau franchise.

#5 Meningkatkan Margin Keuntungan

Cara yang terakhir untuk meningkatkan omzet penjualan bisnis Anda adalah dengan meningkatkan margin keuntungan. Dengan cara ini omzet penjualan bisa lebih cepat naik. Akan tetapi cara ini tidak bisa langsung dilakukan jika cara pertama hingga keempat di atas belum dilakukan.

Ada baiknya melalukan ini jika sudah memiliki pelanggan tetap yang suka bertransaksi banyak.

Nah untuk cara menaikkan margin keuntungan ini bisa dengan menaikkan harga jualnya, atau bisa juga dengan menurunkan biaya operasionalnya. Jadi sesuaikan saja dengan kondisi bisnis Anda.

Baca juga : Kisah Sukses Bhadra Watch Meraup Omzet Hingga Puluhan Juta


Itulah beberapa cara meningkatkan omzet penjualan pada bisnis Anda dan mungkin dalam implementasinya akan tidak mudah. Karena setiap bisnis pasti punya kondisi yang berbeda-beda. Akan tetapi kelima poin di atas bisa jadi bekal yang bisa Anda kembangkan sendiri sesuai dengan kondisi masing-masing.

Semoga bermanfaat.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *