Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Sistem Kerjasama Usaha yang Bisa Anda Coba

Sistem Kerjasama Usaha

Berwirausaha itu sebenarnya mudah dan Anda tidak harus bekerja sendiri. Karena banyak yang menganggap kalau sudah berwirausaha itu nanti apa-apa ya harus dikelola sendiri. Iya itu benar, dari sisi manajemen memang perlu dikelola sendiri.

Bahkan kalau saat Anda sedang bingung mau usaha apa, punya modal tapi tidak tahu produknya, atau punya produk tapi kekurangan modal, semua itu bisa dilakukan. Yaitu dengan cara menggunakan sistem kerjasama usaha.

Ya, yang namanya usaha itu memang perlu bekerja sama dengan pihak lain agar usaha Anda bisa cepat berkembang. Ada banyak sistem kerjasama usaha yang bisa Anda coba, diantaranya sebagai berikut.

Sistem Kerjasama Usaha

Sistem Kerjasama Bagi Hasil

Kalau Anda merasa kekurangan modal, coba cari pemodal tapi jangan pinjam ke bank atau mengajukan KUR ya. Anda bisa mencari pinjaman modal dari rekan, keluarga atau sahabat yang memang punya modal. Anda bisa menawarkan kerjasama dengannya. Nantinya mereka hanya bertindak sebagai pemodal, dan nanti akan mendapatkan bagi hasil.

Sistem Kerjasama Bagi Hasil ini perlu kesepakatan antara kedua pihak. Karena perlu ada kejelasan berapa nilai bagi hasil yang didapatkan dan lainnya. Sangat penting untuk membuat hitam di atas putih, agar ke depannya dalam kerjasama ini tidak adalah kesalahpahaman.

Artikel terkait :

Sistem Kerjasama Konsinyasi

Kalau kerjasama ini lebih untuk kebutuhan pemasaran. Konsinyasi ini mudahnya adalah titip barang di toko atau outlet milik orang lain. Jadi kalau Anda punya barang kemudian belum punya toko fisik untuk digunakan memasarkan produk Anda, sistem kerjasama konsinyasi ini bisa Anda coba.

Meskipun kelihatannya mudah, tetap saja sistem kerjasama ini ada risikonya. Misalnya saja ketika produk Anda tidak laku. Karena penjualan konsinyasi ini biasanya tidak akan diberikan ruang yang luas dan pihak toko pun tidak akan menawarkan produk Anda, karena mereka akan mengutamakan produk mereka dulu. Kecuali jika Anda juga menyewa SPG untuk menjaga produk konsinyasi Anda.

Artikel terkait :

Sistem Kerjasama Reseller

Tidak perlu bingung bagaimana memasarkan usaha Anda. Karena dengan menggunakan sistem kerjasama reseller, Anda bisa dengan mudah mendapatkan pelanggan. Sistem kerjasama ini mungkin sudah pada tahu, yaitu membuka kesempatan bagi pihak lain untuk menjual kembali barang Anda. Jadi nanti Anda bisa berikan harga grosir ke mereka.

Cara seperti ini sangat efektif untuk memasarkan produk dengan cepat.

Artikel terkait :

Sistem Kerjasama Franchise

Kalau Anda punya usaha yang peminat dan pelanggannya banyak dan berpeluang untuk membuka cabang di tempat lain, Anda bisa mencoba sistem kerjasama franchise. Akan tetapi franchise atau waralaba ini Anda menjual satu paket produk Anda beserta sistemnya. Sekarang ini kan banyak tuh sistem waralaba khususnya bidang kuliner, nah ini bisa Anda coba juga.

Tetapi sebelum benar-benar membuat sistem franchise untuk usaha Anda, pastikan sisi manajemen usaha Anda sudah matang dan mapan.

***

Jadi tidak perlu khawatir kalau mau usaha nanti bagaimana memulainya, bagaimana menjualnya. Ada banyak sistem kerjasama yang bisa Anda coba, dan itu akan sangat membantu Anda dalam membangun sebuah usaha.

Kira-kira dari beberapa sistem kerjasama di atas, mana yang menurut kamu cocok dengan pilihan kamu? Coba tulis di komentar.

Baca juga:

WhatsApp
Telegram


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *