Home » GLOSARIUM » Perbedaan OEM dan Original

Perbedaan OEM dan Original

Adi Firmansyah / 25/09/2021 / Dibaca : 223 views

Perbedaan OEM dan Original – Ketika Anda ingin membeli produk otomotif, elektronik atau yang lainnya dan ingin produk yang original, pastikan barang yang Anda beli itu benar-benar original. Karena di pasaran saat ini banyak produk yang memiliki berbagai jenis kualitas, misalnya saja OEM. Pasti sering dengar dong produk OEM. Apakah produk OEM ini palsu? Ehm, nanti kita bahas.

Selain ada produk OEM, juga ada produk dengan kualitas KW dan KW Super. Nah kalau KW ini pasti sudah banyak yang tahu dong ya. Produk KW itu memiliki kualitas yang rendah. Produknya memang mirip, tetapi kalau dicek dengan teliti akan banyak perbedaan, baik kualitas bahannya, kualitas produksinya (jahitan, sambungan las, dll), bentuk dan ukuran tidak sama dengan aslinya.

Kalau KW Super ini agak susah dilihat secara fisik, karena memang dibuat sangat mirip dengan aslinya. Tetapi perbedaannya adalah dari kualitas bahannya yang lebih murah. Produk KW dan KW Super ini diproduksi oleh perusahaan atau pihak yang memang tidak memiliki kolaborasi dengan produsen resmi. Jadi ya asal buat saja agar bisa mendapatkan keuntungan pribadi.

Jadi wajar kalau produk KW dan KW Super ini memiliki harga yang jauh lebih murah dibanding harga produk aslinya. Meskipun begitu, ternyata produk KW tetap ada pasarnya. Ada saja orang yang memang suka berburu produk KW. Mereka umumnya hanya mengejar gengsi dan memang karena terbentur masalah budget. Tapi apapun itu ya terserah masing-masing pembeli. Semua punya hak untuk membeli produk yang asli atau KW.

Kembali ke produk OEM dan Original…

Perbedaan OEM dengan Original

Di masyarakat istilah produk OEM ini banyak yang belum paham, bahkan ada yang jarang denger. Akhirnya banyak salah persepsi kalau produk OEM itu produk palsu. Padahal produk OEM itu ….

Produk OEM

OEM singkatan dari Original Equipment Manufacturer, merupakan produk yang dibuat oleh suatu perusahaan kemudian produk tersebut dijual kembali oleh perusahaan pemilik brand. Jadi antara perusahaan yang memproduksi produk OEM dan perusahaan brand (pemilik merek dagang) ini sudah saling bekerja sama. Tentunya produk yang dibuat itu nanti juga akan mendapatkan spesifikasi mulai dari bahan, model, dll agar sesuai dengan standar perusahaan manufaktur (brand).

Kita ambil contoh saja part shock breaker Yamaha. Meskipun Yamaha juga memproduksi part shockbreaker sendiri, tetapi pihak Yamaha juga bekerja sama dengan perusahaan lain seperti PT Kayaba Indonesia (KYB). KYB merupakan perusahaan shock absorber besar di Indonesia dengan kualitas tinggi.

Nah, produk shock breaker Yamaha – KYB ini adalah produk OEM, karena part ini dibuat oleh perusahaan KYB. Jadi kalau Anda melihat produk shock breaker Yamaha dan ada labelnya KYB, berarti itu produk OEM.

Apakah produk OEM seperti itu Original?

Karena perusahaan pembuat produk tersebut sudah mendapat izin resmi dari pihak merek dagang, maka dari segi kualitas juga sudah distandarkan dengan kualitas originalnya. Bisa dikatakan hampir sama. Jadi wajar kalau produk OEM itu harganya tidak jauh beda dengan harga asli, kalau pun beda, tidak semurah produk KW.

Jadi ketika Anda membeli spare part kendaraan dengan kualitas OEM, jangan khawatir. Karena kualitasnya sama. Proses produksinya tetap diawasi oleh perusahaan manufaktur (pemilik merek dagang).

Produk Original

Produk original adalah produk resmi yang dibuat langsung oleh perusahaan pemilik brand tersebut. Dari segi kualitas, jelas produk ini memiliki kualitas paling tinggi. Jadi tidak ada lagi keraguan saat membelinya. Wajar bila harga produk Original ini memang mahal.

Produk original memiliki daya tahan yang lama, lebih kokoh dan bahannya juga yang terbaik.

Salah satu ciri produk original adalah adanya informasi dari pembuatnya. Misalnya saja Anda memiliki spare part Yamaha, yang Original itu ada tulisannya Yamaha Genuine Parts – Yamaha Indonesia Motor. Tapi tidak semua part memang diproduksi oleh perusahaan manufaktur Yamaha. Kalau Anda lihat, di website Yahama-Motor.co.id, mereka tidak ada produk shock breaker. Karena produk shock breaker diproduksi oleh perusahaan rekanan PT Kayaba Indonesia (KYB), yang mana itu nanti jadi produk OEM.

Paham ya?


Mengapa Ada Produk OEM?

Produk OEM ini adalah hasil kerja sama antara perusahaan manufaktur (pemilik merek dagang) dengan perusahaan produsen suatu produk. Ya misalnya saja seperti Yamaha dengan KYB itu tadi.

Lantas mengapa mereka (perusahaan manufaktur) tidak memproduksi semua produknya sendiri, dan memilih bekerja sama dengan perusahaan lain yang nantinya akan menghasilkan produk OEM?

Tentu akan banyak alasannya, dan ini tidak bisa kita ketahui secara pasti. Karena itu sudah rahasia perusahaan.

Tapi kalau kita lihat, mereka bekerja sama untuk menciptakan produk OEM karena permasalah Cost atau biaya produksi. Misalnya saja tadi Yamaha membuat produk shock breaker di Indonesia yang diproduksi sendiri, maka mereka perlu membangun perusahaan lagi yang biayanya tidak kecil. Daripada seperti itu, mending bekerja sama dengan perusahaan yang sudah ada di Indonesia yang sudah memiliki pengalaman dan kualitas di bidangnya. Nanti tinggal disesuaikan masalah produksinya sesuai dengan standar perusahaan manufaktur. Seperti ini jauh lebih menghemat biaya.

Selain itu, kalau kasus di bidang spare part otomotif, produk OEM itu biasanya yang jarang dicari oleh pengguna. Yamaha memproduksi filter udara sendiri, kenapa shock breaker tidak? Karena filter udara lebih sering dicari katimbang shock breaker. Orang ganti shock biasanya kalau pas rusak saja, dan shock breaker itu jarang banget rusaknya. Kalau pun rusak itu butuh waktu yang lama. Jadi ya pasti pihak Yamaha akan mikir-mikir memproduksi barang yang orang saja jarang membelinya. Apalagi harganya yang original mahal, pasti orang juga mikir mau beli original atau merek lain.

Itu contoh saja ya, semoga bisa jadi mudah memahaminya.

Baca juga : Ini Dia Brand Lokal Asli Indonesia Yang Tidak Anda Sangka

Kesimpulan Perbedaan OEM dan Original

Jadi produk OEM dan Original itu bisa dikatakan sama tapi beda.

Sama-sama ada andil dari perusahaan manufaktur, tetapi beda produsennya. Dari segi kualitas tidak beda jauh, bahkan hampir sama, meskipun tidak bisa 100% sama. Yang jelas tidak mengecewakan. Karena produksinya juga diawasi oleh perusahaan manufaktur. Kan nanti produk OEM juga branding dengan merek dagang perusahaan manufaktur, kalau kualitas jelek, yang kena imbas pasti brand itu sendiri kan?

Jadi tidak perlu khawatir untuk membeli produk OEM. Anda bisa dapat kualitas yang bagus, harga pun bisa sedikit lebih murah dari produk original. Semoga informasi ini bermanfaat.


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.