Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Belanja di Alfamart atau Alfamidi Bedanya Apa?

Inilah perbedaan Alfamart dan Alfamidi yang kadang bikin kita mikir, sebenarnya keduanya itu sama atau tidak. Kehadiran mini market saat ini cukup diminati masyarakat kita, baik yang tinggal di kota besar maupun pinggir kota. Pasalnya, mini market juga menyediakan berbagai produk berkualitas untuk memenuhi kebutuhan kita. Beberapa mini market  yang populer saat ini adalah Alfamart dan Alfamidi.

Keduanya merupakan jaringan toko swalayan yang memiliki ribuan cabang di Indonesia. Mini market yang dimiliki PT. Sumber Alfaria Trijaya ini memudahkan kita untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, keperluan mandi, obat-obatan hingga pulsa quota dan pembayaran online.

Bagi Anda yang tinggal di wilayah kota besar seperti Jakarta dan Bandung misalnya, mungkin pernah berbelanja ke Alfamart atau Alfamidi. Keduanya merupakan mini market yang selintas memiliki label yang hampir sama, tetapi dengan sebutan yang berbeda.

Baca juga : Mengapa Minimarket “Alfamart” dan “Indomaret” Sering Berdekatan?

Lalu apa bedanya Alfamart dan Alfamidi? Apakah berbelanja di Alfamart akan lebih murah dibandingkan Alfamidi? Untuk itu, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan keduanya.

Perbedaan Alfamart dan Alfamidi

Alfamart dan Alfamidi

Sebelum membahas perbedaan Antara Alfamart dan Alfamidi ini, tentunya kita ingin mengetahui persamaan dari keduanya terlebih dulu. Mungkin Anda pernah bertanya di dalam hati, apa bedanya berbelanja di Alfamart dengan Alfamidi. Anda juga mungkin berpikir bahwa produk – produk yang dijual di Alfamidi lebih lengkap dibandingkan di Alfamart.

Untuk lebih jelasnya, berikut persamaan dari keduanya:

+ Satu Manajemen

Umumnya, Alfamart dan Alfamidi ini merupakan dua buah waralaba yang berdiri dalam satu manajemen yang sama. Seperti telah diulas sebelumnya, bahwa kedua mini market ini sama-sama dimiliki oleh satu perusahaan, yang sahamnya dimiliki oleh  PT. Sumber Alfaria Trijaya. Itulah sebabnya, mengapa kedua toko swalayan modern ini memiliki logo yang hampir sama, dengan dominasi warna merah.

Selain itu, mungkin kita juga pernah menjumpai bahwa Alfamart dan Alfamidi ini memiliki jarak dengan radius yang cukup dekat. Dilansir dari blog.alfamartku.com, jarak dari keduanya ini memang diatur sedemikian rupa, supaya dapat menyeimbangkan persaingan bisnis keduanya. Salah satu dari ritel ini tidak boleh saling menjatuhkan, bahkan harus mendapatkan keuntungan yang sama.

Setelah mengetahui persamaan dari Alfamart dan Alfamidi, maka saatnya kita mengetahui apa yang menjadi perbedaan keduanya. Dari segi nama brand, keduanya memang memiliki sebutan akhir yang berbeda, namun sekilas tampak sama.

Baca juga : Cara Bayar Shopee di Indomaret / Alfamart

Adapun perbedaan dari Alfamart dan Alfamidi ternyata bisa kita lihat dari beberapa hal berikut ini:

– Sejarah Pendirian

Alfamart ini pertama kali didirikan tanggal 27 Juni 1999, dengan nama PT. Alfa Retailindo,Tbk. Kemudian, PT. Lancar Distrindo bekerja sama untuk mendirikan satu model usaha baru dengan konsep swalayan kecil atau mini market. Sejak saat itu, maka dirilislah sebuah mini market dengan brand Alfa pada tanggal 18 Oktober 1999 dan didirikan pertama kali di Jalan Beringin Raya, Karawaci, Tanggerang.

Kemudian pada tanggal 1 Agustus 2002, PT Alfa Mitramart Utama (Alfa Minimart) tersebut, menjual sahamnya ke PT. Sumber Alfaria Trijaya di bawah HM Sampoerna dengan kepemilikan saham sebesar 70%. Sisanya, 30% dikuasai oleh PT. Sigmantara Alfindo. Setelah itu, maka tepat di tanggal 1 Januari 2003, nama Alfa Minimart berubah menjadi Alfamart hingga saat ini.

Sedangkan Alfamidi, bisa dibilang baru muncul setelah Alfamart mulai populer selama 5 tahun. Tepatnya pada tanggal 28 Juni 2007, CEO PT. Sumber Alfaria Trijaya yang bernama Djoko Susanto mendirikan PT. Midimart Utama (MIDI) dengan tujuan yang sama seperti Alfamart, yaitu memenuhi kebutuhan belanja masyarakat  dengan harga murah dan jarak yang dekat dengan tempat tinggal.

Gerai Alfamidi yang pertama didirikan di Jalan Garuda, Jakarta Pusat. Disusul dengan didirikannya 3 gerai lainnya, serta 1 distribution center (DC) di kawasan Bekasi. Hingga saat ini, sudah ada ribuan gerai alfamidi yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Baca juga : Ini Persyaratan Waralaba Alfamart (Alfamart Franchise)

– Ukuran Tempat dan Kelengkapan Produk

Perbedaan ALfamart dan Alfamidi lainnya yang lebih terlihat, terletak pada ukuran tempat serta kelengkapan item produk yang dijual. Jika kita perhatikan, Alfamart memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan Alfamidi. Produk-produk yang dijual juga lebih fokus ke produk kebutuhan pribadi.

Sementara Alfamidi, memiliki ukuran toko yang lebih besar dibandingkan alfamart. Adapun produk-produk yang dijual juga tentunya lebih lengkap, ditambah dengan item sayur segar, buah-buahan hingga frozen food bisa Anda temukan dengan mudah di Alfamidi. Alfamidi juga menyediakan mini kafe, dimana Anda bisa menyeduh mie atau membuat kopi sendiri disana.

Melihat perkembangan dari Alfamart dan Alfamidi yang ada saat ini, sepertinya keduanya tidak terlalu memperlihatkan perbedaan yang mencolok. Jadi, jika Anda harus memilih untuk berbelanja di Alfamart atau Alfamidi, maka itu terserah Anda. Perbedaan Alfamart atau Alfamidi ini hanya untuk pengetahuan kita bersama, sebagai konsumen yang cerdas dalam berbelanja tentunya.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.