Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lakukan Ini Jika Menjadi Korban Penipuan Belanja Online

Penipuan Belanja Online

EtalaseBisnis.com – Kalau kamu jadi korban penipuan belanja online, jangan panik. Tetap tenang dan segera catat waktu kejadian dan ingat-ingat kronologis kejadiannya. Karena ini penting untuk pelaporan ke pihak terkait.

Di era yang serba digital ini, jual beli online sudah biasa. Orang tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja, cukup buka internet lewat komputer atau ponsel, beli barang, bayar dan tunggu barang sampai. Tetapi ada gaya hidup baru ini malah dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuat sebuah bisnis online fiktif atau toko online fiktif.

Mereka menawarkan harga yang murah tetapi sebenarnya mereka tidak berjualan, hanya ingin menipu saja.

Nah kalau kamu ternyata menjadi korban penipuan belanja online, sebaiknya jangan panik. Ikuti langkah berikut ini. Tapi ini berlaku untuk transaksi belanja online secara direct payment atau langsung dibayar ke penjualnya. Jadi kalau lewat marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, dan situs e-commerce besar, cara ini tidak berlaku.

Begini yang perlu kamu lakukan.

  1. Datang ke kantor cabang terdekat Bank yang Anda gunakan untuk transfer
  2. Bawa bukti transfer dan serahkan ke CS Bank
  3. Jelaskan kronologis kasus penipuan yang kamu alami secara runtut dan jelas. Kalau perlu sebelum datang ke bank, dibuat kronologisnya lewat tulisan.
  4. Nantinya pihak bank akan melakukan pelacakan nomor rekening penipu dan menghubungi penipunya.
  5. Nomor rekening penipu nantinya akan dibekukan.
  6. Apabila pihak bank berhasil menghubungi penipu, maka Anda akan diminta berkomunikasi dengan penipu untuk menyelesaikan masalah
  7. Apabila penipu tidak mau mengembalikan uangnya, maka pihak bank akan mengembangkan kasus tersebut dengan menggandeng pihak kepolisian.
  8. Selanjutnya penipu akan masuk dalam DPO dan akan dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian.
  9. Apabila penipu sudah tertangkap maka penipu wajib mengembalikan uang kamu.
  10. Selanjutnya bisa ikuti proses hukum yang berlaku.

Jadi kalau kamu terkena penipuan belanja online yang nominalnya sangat besar, sebaiknya seperti itu mengurusnya. Jangan langsung ke kantor polisi, tetapi ke bank dulu. Nanti pihak bank akan membantu masalah kamu.

Dan untuk itu mohon disimpan bukti transfer / struk pembayarannya. Karena itu akan digunakan sebagai bukti.

Baca juga :

Sebaiknya kalau melakukan belanja online, lebih baik di situs belanja online terpercaya atau lewat marketplace saja. Karena kalau lewat marketplace itu uang kamu tidak langsung ditransfer ke rekening penjualnya tetapi ditransfer ke pihak marketplace dulu seperti Bukalapak/Tokopedia/Shopee. Selanjutnya setelah barang sampai dan cocok, baru akan ditransfer ke penjual. Ini lebih aman.

Tapi kalau memang kamu ingin membeli secara langsung dari penjual misalnya lewat situs OLX, maka sebaiknya berhati-hati. Ajak saja COD kalau bisa, agar lebih aman.

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *