Cara Aman Berbelanja di Bukalapak.com Agar Tidak Kena Tipu

  • Whatsapp

Sebagai konsumen, Anda harus lebih berhati-hati dan waspada jika berbelanja online. Tapi kewaspadaan di sini bukan berarti Anda harus membatasi transaksi online, bukan, bukan seperti itu. Tapi lebih ke bagaimana mencari konsumen yang cerdas di era digital.

Di artikel sebelumnya, saya pernah menulis tentang ini “Perlu Dipahami, Tokopedia & Bukalapak Tidak Menjual Barang“, saya rasa informasi tersebut sudah cukup jelas bahwa baik Tokopedia maupun Bukalapak, tidak menjual barang. Di kantor mereka tidak ada barang yang dijual, silahkan di cek kalau perlu.

Lalu siapa yang menjual? Ya, para pelapak dari seluruh Indonesia.

Jadi meskipun platform marketplace ini sudah memiliki sistem yang membuat belanja lebih aman, tetap saja kewaspadaan perlu ditingkatkan. Karena bisa jadi para pelapak ini melakukan transaksi penjualan yang merugikan pembeli. Bisa saja kan.

Kalau untuk cara berbelanja di Tokopedia akan terhindar dari penipuan, saya sudah menuliskannya di sini. Nah, sekarang saya ingin memberikan tips yang bisa Anda jadikan referensi ketika akan berbelanja di Bukalapak.com.

Syukurnya, di Bukalapak telah tersedia beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan konsumen untuk memantau dan melihat seberapa serius pelapaknya. Silahkan disimak.

#1 Melihat Rating Produk

Rating Produk Bukalapak

Ketika Anda membuka halaman produk tertentu di Bukalapak.com, pasti akan ada simbol bintang di bawah nama produk. Simbol tersebut adalah rating dari produk tersebut yang diberikan para konsumen yang telah membeli produk tersebut. Dari rating ini Anda bisa melihat kualitas produk.

Nah, lebih baik Anda mencari rating yang sudah tinggi, minimal bintang 3, kalau bisa ya bintang 5. Dengan seperti itu bisa dipastikan kalau produknya berkualitas. Karena telah mendapatkan rating positif dari para konsumen. Rating ini terintegrasi dengan fitur Ulasan Produk, jadi Anda juga perlu melihat Ulasan Produk yang telah dikirimkan oleh konsumen.

#2 Melihat FeedBack Produk

FeedBack Bukalapak

Tidak hanya rating, konsumen yang telah membeli produk pasti juga akan meninggalkan feedback dari transaksinya tersebut. Biasanya konsumen memberikan feedback berdasarkan proses transaksi dan kecepatan responnya. Carilah yang memberikan feedback positif. Sehingga nantinya Anda tidak kecewa dengan produk yang dijual oleh pelapak.

#3 Baca Catatan Pelapak

Catatan Pelapak

Setiap pelapak pasti memiliki catatan untuk para konsumennya, Anda bisa membacanya di bagian bawah deskripsi produk. Baca yang teliti, karena biasanya di bagian ini pelapak memberikan Syarat & Ketentuan terkait proses penjualan dan juga klaim garansi.

#4 Cek Kredibilitas Pelapak

Informasi Pelapak

Di bagian kanan ada informasi pelapak. Anda bisa mengeceknya mulai dari nama pelapaknya, tingkat reputasi, lokasi, jumlah pelanggan, dan jumlah penolakan pesanan.

Untuk tingkat reputasi, pastikan Anda memilih pelapak yang memiliki reputasi tinggi. Reputasi tinggi adalah Top Seller, sedangkan reputasi rendah adalah BL User.

Tingkat Reputasi Pelapak Bukalapak

Untuk lokasi ini juga penting bagi Anda untuk mengetahuinya. Selain bisa melihat estimasi pengiriman, juga akan memudahkan ketika akan melakukan return barang. Dan sebisa mungkin mencari pelapak yang lokasinya dekat dengan Anda, kalau bisa.

Lihat juga jumlah pelanggan. Jumlah pelanggan yang banyak menandakan bahwa pelapak itu punya kredibilitas baik. Tapi jika ternyata pelapak memiliki jumlah penolakan transaksi, sebaiknya pilih pelapak lain.

#5 Cek Waktu Online

Masih di bagian pelapak tadi, Anda juga bisa melihat kapan pelapak tersebut mulai bergabung. Tapi ini tidak bisa dijadikan tolok ukur kepercayaan. Banyak pelapak yang baru bergabung memang mereka berniat serius berjualan di Bukalapak. Yang terpenting adalah melihat kapan terakhir login. Dengan melihat waktu kapan terakhir login, Anda bisa menilai kalau pelapak tersebut responsif atau tidak.

#6 Browing Informasi Pelapak

browsing google

Mungkin ini agak menyita waktu dan ketelitian, tapi jika Anda mau bisa dilakukan. Cek saja nama toko atau pelapaknya di Google, bagaimana latar belakang dan sejarah transaksinya. Karena biasanya para pelapak online tidak hanya membuka di satu marketplace saja, tapi juga beberapa marketplace seperti di Tokopedia, Lazada dan lainnya.

Dan bila beruntung kadang Anda mendapatkan pengalaman dari para konsumen yang ditulis di forum atau blog.

Saya rasa itu saja tips yang bisa Anda jadikan referensi saat akan membeli barang di Bukalapak.com.

Yang jelas, Bukalapak sama seperti Tokopedia, telah dilengkapi sistem pembayaran rekening bersama. Jadi ketika Anda transfer pembayaran, masuknya ke rekening Bukalapak dulu, baru ketika Anda menerima barang, uang ditransfer ke pelapak. Aman kan.

Originally posted on 24/05/2016 @ 17:27

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 Komentar

  1. Caranya kalo mau beli barang gan tar buat transaksi nya gimana .. saya kan belum paham.trus saya jugaga pnyakrtu atm nya..

  2. Sya bru prtma kali blnja onlen tp sya tida login tp sya sdh mengisi prsyaratannya,apa tida bahaya saat sya mlakukan transfer uang? Trma kasih

    1. Kalau mau belanja di Bukalapak, ya harus login ke akun Bukalapak Anda dulu. Kalau tidak login, tidak bisa belanja. Jadi pastikan buat akun di Bukalapak dulu.

  3. Saya membeli barabg di buka lapak saya cuman ngisi biodata .ajatrus saya dapat pesan sms dari buka lapak ..untuk sgera transaksi pembayaran di slah satu mini market …apakah aman klo saya langsung bayar di alfa mart

  4. Saya mau tanya ni boss klau kita mau belanja di bl tp ktp kita lain dan kita tinggal di daerah lain,,itu gimana cara pengiriman nya boss

    1. Pengiriman belanja online tidak mengharuskan sesuai alamat di KTP. Alamat pengiriman bisa disesuaikan alamat domisili Anda sekarang.

  5. maaf gan ane liat ada yg jual hp harganya miring banget. itu trusted apa kgk ? takutnya gk ori . semisal barang gk sesuai apakah bisa kembali uangnya?

  6. Gan mau tanya,saya udah beli barang di BL dn sudh transfer terus saya dapat whatsap dari pelapaknya langsung suruh aktifasi resi,garansi dll,tapi saya belum aktifasi,apakah barang tetep bisa di kirim gan,sedangkan saya sudah ganti akun lg di BL karena lupa sandi

    1. Maksudnya suruh aktivitas resi, garansi, dll gimana? Perasaan kalau beli di Bukalapak kalau sudah transfer ya tinggal tunggu pelapak/penjual kirim barang saja. Justru malah aneh kalau pelapak kontak secara personal lewat WhatsApp.

  7. bang mau tanya, sya ada mau beli barang di buka lapak tpi sys cek tokonya dia user baru, jadi blom ada rating atau penilaian. nah biar amannya gmna ya? trus metode pembayarannya pke apa aja? bisa rekber kah? mohon maklum sya blom pernah belanja lewat BL

    1. Daripada ragu mending cari penjual lain yang sudah lama dan punya rating. Sistem transaksi di marketplace itu (Tokopedia, Bukalapak, dll) semuanya pakai sistem rekber. Yang jadi rekber di sini adalah pihak marketplacenya (Tokopedia/Bukalapak/dll). Jadi ketika nanti Anda diminta transfer pembayaran, itu ditransfer ke rekeningnya Bukalapak, tidak langsung ke penjual. Semoga Anda paham

      1. Sistem rekber itu cara kerjanya gimana min? Apakah setelah barang kita terima baru dana dikirim ke pelapak?

  8. Mohon petunjuk,saya belanja di salah satu pelapak di Bukalapak , pelapak bagus ratingnya,tidak ada masalah .setelah order barang ,bayar menggunakan virtual account yg otomatis dibuat oleh system bukalapak.ketika sudah transfer tidak dikonfirmasi dari pihak Bukalapak,sampai batas order saya waktu habis otomatis batal,dan uang saya masih direkening Bukalapak ,sudah saya claim ,melalui telepon,chat dengan menyertakan bukti transfer dll, selalu jawaban tunggu 2x 24jam tapi sudah berkali kli 24 jam. Ga ada tindakan .mohon petunjuk mungkin ada solusi buat urus ke Bukalapak