Home » GLOSARIUM » Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller dan Dropshipper
Distributor
image via incimages.com

Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller dan Dropshipper

Dalam dunia bisnis dikenal dengan beberapa istilah sistem penjualan yaitu Distributor, Suplier, Agen, Reseller dan Dropshipper. Sekilas memang memiliki tugas yang sama, yakni sama-sama menjual produk. Tapi tahukah Anda bahwa masing-masing memiliki perbedaan?

Di kanal Glosarium kali ini, Etalase Bisnis akan menjelaskan perbedaan masing-masing istilah tersebut. Ya semoga nanti tidak ada lagi yang salah mengartikannya.

#DISTRIBUTOR

Pengertian Distributor adalah orang atau perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis dengan membeli produk langsung dari produsen dan menjualnya kembali ke retail/toko bisa juga langsung ke user. Jadi distributor ini hanya mengambil produk yang telah jadi saja dari dari produsen tanpa memodifikasinya dan langsung menjualnya dengan menawarkan ke toko.

Untuk nilai keuntungan, biasanya distributor sudah mendapatkan potongan harga pembelian saat mengambil produk ke produsen. Jika produk yang diambil jumlah banyak, maka biasanya diskon akan semakin besar. Dan distributor bisa menjualnya dengan harga pasar atau harga lebih rendah lagi karena nanti ditawarkan ke retail/toko.

Salah satu contoh adalah distributor produk smartphone. Di Indonesia ada banyak distributor smartphone dari berbagai merek, dan nantinya mereka jual ke toko/retail ponsel.

#SUPLIER

Suplier ini hampir sama dengan distributor, tapi bedanya barang yang dijual biasanya untuk kegiatan usaha. Misalnya saja suplier besi baja untuk dipasok ke pabrik pembuat peralatan rumah tangga dan lainnya. Suplier ini sifatnya berlanjut dan biasanya barangnya berupa barang mentah.

Tapi dalam kasus nyata, ada juga suplier yang memasok barang ke distributor. Pernah dengar kan kalau distributor mendapatkan barang dari suplier?

#AGEN

Agen ini adalah seseorang/perusahaan yang menjual produk dari distributor ke retail/konsumen. Biasanya keberadaan agen dibentuk langsung oleh distributor yang tujuan untuk mendekatkan ke konsumen. Tapi ada juga agen yang dibentuk langsung oleh pemilik usaha kecil menengah.

Masalah keuntungannya didapatkan dari selisih harga jual atau bisa juga melalui komisi penjualan.

#RESELLER

Reseller ini juga hampir sama dengan agen. Dari namanya saja sudah jelas, RE-SELL = menjual kembali. Artinya memang orang ini tidak membuat produk, tapi mengambil produk dari agen atau penjual lain langsung ke konsumen.

Untuk pendapatannya biasanya reseller memberikan harga yang lebih tinggi dari harga belinya, dan selisihnya ada keuntungan yang didapatkan.

#DROPSHIPPER

Dropshipper ini sama seperti reseller, tapi bedanya dropshipper ini tidak harus memiliki produk yang dijual. Dropshipper hanya menawarkan produk ke konsumen melalui katalog, jika ada pesanan baru disampaikan ke pemilik produk lalu pemilik produk mengirimkan ke konsumen dengan atas nama dropshipper.

Itulah perbedaan diantaranya. Memang semuanya hampir sama dan sulit untuk dibedakan. Tapi semoga saja bisa menjadikan informasi untuk Anda semua. 🙂

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − five =