Home » GLOSARIUM » Apa itu Distributor? Berikut Cara Kerja dan Contohnya!

Apa itu Distributor? Berikut Cara Kerja dan Contohnya!

Adi Firmansyah / 19/10/2021 / Dibaca : 277 views

Apa itu Distributor? | Hampir semua sektor Industri besar atau kecil adalah peranan distributor yang berlaku sebagai tangan pertama yang mengambil barang dari tangan produsen. Bentuknya bisa berupa perorangan atau perusahaan tergantung dengan skala usahanya. Keberadaannya sangat membantu banyak pihak. Produsen terbantu karena produknya banyak terjual dan konsumen bisa memperoleh produk-produk yang diminati tanpa harus pergi jauh atau membeli dalam jumlah besar. 

Keuntungan Distributor terletak pada selisih harga dari pembelian produk langsung dari produsen karena membeli secara grosir dan dalam jumlah besar dan harga retail yang dijual pada konsumen. Makin banyak produk yang dijual, selisihnya makin besar dan begitu pula sebaliknya. 

Pengertian Distributor Adalah?

Apa itu Distributor

Lalu apa itu distributor? Distributor adalah pembeli langsung dari produsen dan menjual kembali barang yang dibeli tersebut ke konsumen langsung atau pengecer atau agen. 

Distributor juga bisa dianggap sebagai usaha atau individu yang bertugas menyalurkan atau mendistribusikan produk perdagangan. Bentuk produk yang ditanganinya bisa berupa barang, pengecer atau konsumen akhir. 

Secara terminologi, Distributor berarti mendistribusikan atau mengalirkan. Dalam bidang ekonomi, distributor diterjemahkan sebagai orang atau kelompok yang mengantarkan produk ke pembeli terakhir. Dalam melakukannya, distributor tidak melakukan modifikasi dan menjual produk sesuai dengan kondisinya saat diterima dari produsen. 

Berdasarkan penjelasan di atas tersebut, dapat dipahami kalau Distributor berlaku sebagai perantara yang dapat memperluas jangkauan usaha produsen. Jadi, keberadaannya sangat penting dalam membuat suatu usaha tumbuh dan berkembang. Tanpa adanya distributor, usaha atau bisnis hanya berada dalam skala kecil. Konsumen juga harus pergi jauh untuk mendapatkan apa yang dibutuhkannya langsung ke tempat produsen. 

Distributor menjadi rantai penentu yang bisa membantu baik produsen maupun konsumen sambil mengambil keuntungan dari aktivitasnya. Tanpa keberadaannya, sektor perdagangan tidak akan berkembang dan memenuhi kebutuhan banyak orang. 

Apa saja tugas dari distributor?

Sebagai penghubung dalam berbagai sektor usaha yang menjembatani produsen dan konsumen sebenarnya distributor memiliki tugas yang banyak dan beragam. Pekerjaannya bukan semata memindahkan barang atau jasa dari produsen ke pihak-pihak yang menaruh minat dengan barang yang dijual tersebut saja. 

  • Membeli Barang/Jasa langsung dari pembuat atau produsen dan menyalurkannya. ke pedagang kecil atau konsumen langsung.
  • Menyimpan Barang/Jasa untuk jangka waktu tertentu dan memastikan kualitas terjaga dan tidak berubah ketika disalurkan pada agen dan pemakainya. Tempat penyimpanan umumnya berupa gudang atau warehouse
  • Distributor menargetkan untuk membentuk rantai perdagangan dan menjual barang atau jasa pada pedagang kecil, agen atau ke konsumen lain. 
  • Distributor harus memperhitungkan dengan seksama besar selisih harga yang akan dibebankan pada pembelinya. 
  • Pihak distributor memiliki tanggung jawab untuk membawa Barang/Jasa dari satu tempat ke tempat lain. Jadi, selain membeli dalam jumlah banyak, distributor juga diharuskan memiliki jasa pengangkutan yang handal. Biaya transportasi adalah elemen lain yang harus diperhitungkan ketika menghitung jumlah uang yang akan diminta pada pihak pembeli selanjutnya. 
  • Distributor diharapkan memiliki sistem distribusi yang terperinci mulai dari jenis, ukuran, tanggal, pengiriman dan kekurangan. Klasifikasi diperlukan untuk memudahkan penyebarannya. 
  • Distributor bukan hanya datang, menaruh barang dan mendapatkan pembayaran saja. Informasi mengenai barang/jasa yang ditanganinya juga perlu disosialisasikan dengan benar sehingga pembeli tertarik untuk membeli dan kembali lagi nantinya. 
  • Tugas Distributor juga tidak terlepas dari tindakan promosi karena harus memperkenalkan benda atau jasa baru pada masyarakat luas. 

Bagaimana cara kerja distributor?

Sebenarnya membayangkan pekerjaan Distributor sehari-hari sangatlah mudah. Ia berada ditengah-tengah antara produsen yang menghasilkan barang dan konsumen yang menginginkan barang tersebut. 

Distributor membawa barang yang ditawarkan oleh produsen. Membelinya dalam jumlah banyak kemudian menjualnya kembali pada konsumen, agen, retailer, dan pembeli lain yang tidak memiliki modal untuk membeli langsung pada produsen dalam jumlah besar. 

Jadi Distributor membuat rantai penyaluran baru ketika menjual barang pada agen atau pengecer, karena mereka akan menjualnya kembali pada pembeli terakhir atau pengguna. Agen, retailer atau pengguna langsung semua adalah konsumen bagi distributor yang berminat untuk membeli darinya.

Proses penyaluran barang selama distribusi jadi panjang, oleh karena itu, distributor perlu memperhatikan kualitas barang agar sampai ke tangan konsumen dalam kondisi sama saat diterima dari produsen. Ada barang yang mudah busuk seperti bahan makanan, ada juga yang memiliki tanggal kadaluwarsa jadi tetap harus dipantau kualitasnya. Kalau produk rusak maka tidak bisa dijual kembali.

Apa beda nya agen dan distributor?

Penyalur barang bukan hanya distributor, agen dan reseller juga melakukan hal yang sama. Walaupun demikian sebenarnya ada perbedaan mendasar antara distributor dan agen. Setelah Anda tahu apa itu Distributor, sekarang Anda bisa bedakan antar keduanya. Berikut beberapa pembedanya. 

1. Distributor membeli produk langsung dari produsen dan agen tidak. 

2. Distributor membeli produk dalam jumlah besar dan grosir, walau agen melakukan hal yang sama, nominalnya tidak sebesar dengan distributor

3. Distributor adalah rantai pertama dari proses perdagangan yang langsung mengambil produk dari produsen. Agen adalah orang kesekian yang berada dari rantai perdagangan dan tidak langsung berhubungan dengan produsen. 

4. Membeli dari distributor lebih murah dari pada agen, tapi bisa berarti harus membeli dalam jumlah yang banyak. Distributor memang bertujuan untuk menjual barang dalam jumlah banyak untuk mendapat keuntungan lebih besar. 

5. Agen mengambil barang dari Distributor dan Distributor mengambil barang dari produsen. Jangkauan agen lebih luas dari pada Distributor. 

Baca juga : Pengertian Distributor, Suplier, Agen, Reseller dan Dropshipper

Siapa saja yang termasuk distributor?

Sektor perdagangan luas dan beragam. Oleh karena itu jenis dari distributor juga berbeda-beda tergantung dengan bidang usahanya. Dengan demikian, ada perbedaan dalam menjalani proses distribusinya. Yang termasuk dalam Distribusi adalah 

1. Perusahaan Barang

Ini adalah pelaku distributor yang paling umum karena pada dasarnya yang disalurkan adalah barang. Sebagai rantai pertama, distributor memastikan barang dagangan sampai dengan aman mulai dari produsen, ke distributor dan ke agen atau pengecer yang akhirnya diterima oleh pengguna. Beberapa usaha yang termasuk jenis perusahaan ini adalah distributor frozen food, minyak goreng, masker atau segala macam sembako. 

2. Perusahaan Distributor Jasa

Jenis lain yang bisa berlaku sebagai distributor adalah bidang jasa. Tidak ada produk secara fisik yang dipindahkan dari produsen ke distributor sampai ke pemakai terakhir. Contoh jenis distributor ini adalah layanan perbankan seperti Bank, Asuransi atau Pinjaman Uang.

3. Distributor Perorangan

Distributor bukan hanya menangani barang atau jasa. Ada juga distributor yang menangani perorangan. Jadi, tiap orang akan mencari orang lagi untuk bisa diajari dan mencari orang lebih banyak lagi. Distributor perorangan dapat menjalani usahanya tanpa harus memakai badan usaha. Contoh dalam kehidupan sehari-hari dari jenis distributor ini adalah usaha MLM atau Multi Level Marketing

Demikianlah penjelasan singkat mengenai apa itu distributor, apa saja jenis dan tugas dalam menjalankan kewajibannya. Tiap distributor memiliki tanggung jawab berbeda sesuai dengan sektor usaha yang dijalani. Dengan demikian pekerjaannya mencangkup banyak hal dan sangat berperan besar dalam mendistribusikan barang atau jasa.

Peringkat: 5 dari 5.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.