Cara Mudah Mengelola VPS dengan RunCloud

  • Whatsapp

Menggunakan VPS (Virtual Private Server) merupakan sebuah keharusan bagi yang ingin fokus dan ingin mendapatkan performa yang baik untuk website bisnisnya. Saya sendiri sebagai seorang Fulltime Blogger juga beralih dari shared hosting ke VPS. Ini karena saya ingin mendapatkan keleluasaan dan performa yang lebih baik.

Mungkin ada orang yang mengatakan, kalau baru mau pertama kali mending pakai Shared Hosting dulu saja yang biayanya jauh lebih terjangkau. Benar juga sih itu, tetapi saran saya kalau memang mau digunakan untuk tujuan bisnis dan profesional, sebaiknya memilih menggunakan VPS adalah salah satu keharusan.

Karena dengan menggunakan VPS kita akan jauh lebih leluasan dalam mengoptimalkan server website. Berbeda dengan menggunakan Shared Hosting, selain kita mendapatkan sumber daya yang terbatas dan dibagi-bagi dengan pengguna lain, kita juga akan mendapatkan risiko jika ada pengguna lain yang mengalami masalah di hostingnya.

Mengelola VPS itu Mudah

Tetapi banyak yang tidak mau beralih ke VPS karena alasan tidak mau ribet mengelolanya. Apalagi jika belum punya tim teknis untuk membantu mengelola dari sisi server. Selain tidak mau ribet, juga tidak punya keahlian dalam mengelolanya.

Sebenarnya itu bukanlah alasan yang harus ditakuti, karena sekarang ini sudah banyak kok layanan panel VPS yang bisa digunakan. Salah satunya adalah RunCloud.io.

Saya sendiri sekarang menggunakan layanan itu. RunCloud adalah layanan berbasis cloud (SaaS – Software as a Service) yang digunakan untuk memanage VPS mulai dari web server, database, web applications, hingga DNS.

Mudahnya RunCloud ini adalah aplikasi control panel untuk VPS. Jadi kita tidak perlu takut ribetnya mengelola VPS. Karena cukup dengan RunCloud semua itu bisa dikelola dengan UI yang memudahkan.

Saat ini Runcloud memiliki 4 pilihan biaya, yaitu : Free, Basic, Pro, dan Business. Semuanya memiliki fitur yang berbeda, tinggal disesuaikan sama kebutuhan kita saja.

Mudahnya Mengelola VPS dengan RunCloud

Sebelum menggunakan RunCloud, kamu tentu harus memiliki VPS dulu. Kamu bisa sewa VPS di UpCloud. Selain harganya terjangkau, UpCloud juga merupakan salah satu cloud server dengan kecepatan yang bagus. Saya sendiri sudah lama menggunakan UpCloud dan bisa diadu dengan cloud server lain.

Daftar UpCloud di sini untuk mendapatkan bonus kredit $25.

UpCloud VPS

Baca juga : Tips Sewa VPS Murah Bertahun-tahun dengan Modal $5 Saja

Nantinya di cloud server UpCloud cukup diinstall Sistem Operasi Ubuntu saja dan tidak perlu diapa-apakan. Karena selanjutnya akan dilakukan via RunCloud.

Kemudian kamu tinggal sign up RunCloud. Buat akunnya dulu di sini.

Di RunCloud kamu tinggal Create a New Server, nah di sini tinggal masukkan IP VPS kamu, user dan password rootnya. Nanti tinggal tunggu proses installasi panelnya selesai.

Kalau sudah selesai, kamu tinggal mengakses VPS kamu melalui dashboard RunCloud nya.

RunCloud Panel VPS

Nah di sini kamu bisa menambahkan Web Application, Database, memonitor kesehatan server kamu, dll. Intinya semua bisa dilakukan melalui RunCloud dengan UI yang mudah. Tidak perlu lagi mengelolanya melalui Terminal.


Menurut pengalaman saya menggunakan RunCloud, ini sangat worth it banget. Saya menggunakan paket Basic, tetapi yang saya dapatkan sudah memuaskan. Saya tidak perlu repot-repot lagi mikirin bagaimana mengelola server, tidak perlu takut kalau ada trouble, dll. Dan tentunya dengan RunCloud semuanya bisa dilakukan dengan mudah, tinggal klik-klik menu yang ada.

Kalau dari sisi performa teknis, saya sangat puas. Karena RunCloud ini selalu up to date dengan teknologi terbaru. Salah satunya adalah versi PHP. Saat ini RunCloud sudah tersedia dengan pilihan PHP 7.4. Dan pihak RunCloud selalu melakukan pembaharuan terhadap performa layanannya, sehingga kita sebagai pengguna juga merasa lebih aman dan nyaman.

Jadi kalau kamu ingin memiliki VPS tapi tidak mau pusing dan ribet ngurusin secara teknis, mending pakai RunCloud saja. Biaya yang kamu keluarkan akan worth it kok. Karena kamu bisa lebih fokus ke konten atau mengelola yang lain. Waktumu tidak akan terbuang hanya untuk mengurusi masalah server.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *