Bagaimana Cara Mengajukan Mesin EDC ke Bank?

Gaya hidup konsumen semakin berubah, dari yang awalnya harus membawa banyak uang saat mau berbelanja, kini cukup bawa kartu debit/kredit, uang elektronik, dan sejenisnya. Pihak toko juga perlu menyediakan mesin EDC untuk menjadi pilihan pembayaran bagi para konsumen.

Apakah usaha Anda masih menggunakan metode pembayaran tunai saja kepada para konsumen? Jika iya, kini saatnya Anda mulai berbenah. Sediakan juga mesin EDC agar para konsumen bisa lebih leluasan dalam melakukan pembayaran, entah itu dari kartu debit atau kredit.

Mesin EDC (Electronic Data Capture) ini merupakan alat yang digunakan untuk menerima pembayaran yang langsung dapat menghubungkan rekening bank pengguna (konsumen) kemudian memindahkan dananya untuk pembayaran secara realtime.

Mesin EDC

Mesin EDC ini disediakan oleh pihak bank yang bisa digunakan oleh nasabah yang memang memiliki usaha/toko/merchant. Untuk bisa memilikinya, nasabah atau pemilik usaha harus mengajukan mesin EDC ke bank.

Sebelum kita jelaskan bagaimana cara mengajukannya, simak dulu apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari memiliki mesin EDC ini.

Baca juga : Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit yang Perlu Anda Tahu

Manfaat Mesin EDC untuk Pemilik Usaha

Menurut kami adalah hal wajib jika usaha Anda memiliki mesin EDC. Karena sekarang ini zaman sudah berubah dan gaya hidup masyarakat pun juga berubah.

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan.

  • Memberikan kemudahan kepada konsumen. Jelas konsumen Anda bisa mendapatkan pilihan pembayaran yang lebih beragam, kalau memang sedang tidak bawa cash, bisa langsung gesek kartu debit/kredit di mesin EDC.
  • Meningkatkan penjualan. Biasanya kartu debit/kredit itu sering memiliki promo, alhasil banyak orang yang ingin mendapatkan promo tersebut. Dengan adanya mesin EDC maka secara tidak langsung itu akan meningkatkan penjualan di usaha Anda.
  • Efisiensi Waktu. Melakukan pembayaran dengan mesin EDC lebih cepat dibanding secara cash yang kadang perlu menghitung dulu uangnya.
  • Lebih Aman. Kalau pembayaran secara cash kadang ada masalah dalam perhitungan uang, atau bahkan risiko beredarnya uang palsu. Dengan menggunakan mesin EDC maka pembayaran akan lebih aman.

Owh ya, mesin EDC ini juga punya beberapa jenis.

Baca juga : Keunggulan Kartu Berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) Untuk Nasabah

Jenis-Jenis Mesin EDC

Secara fisik, mesin EDC itu ya seperti itu-itu saja, semuanya sama. Hanya saja yang membedakan antar jenisnya adalah masalah konektivitas.

Ada mesin EDC yang menggunakan jaringan telepon rumah untuk konektivitasnya, sehingga nanti dicolok ke line telepon.

Ada mesin EDC yang menggunakan jaringan seluler GPRS untuk konektivitasnya.

Ada juga mesin EDC yang menggunakan jaringan seluler tetapi untuk dayanya menggunakan baterai, sehingga bisa lebih mobile.

Lalu bagaimana cara mengajukannya?

Baca juga : Alasan Kamu Harus Ganti Kartu ATM yang Pakai Chip

Cara Mengajukan Mesin EDC ke Bank

Ada beberapa syarat yang perlu Anda penuhi ketika ingin mengajukan mesin EDC ke bank.

Yang pertama tentu Anda harus menjadi nasabah bank terkait. Misalnya Anda ingin mesin EDC Bank Mandiri, maka Anda perlu membuka rekening di Bank Mandiri. Jenis rekeningnya bisa rekening tabungan biasa atau giro.

Mengapa perlu menjadi nasabah? Karena nanti agar pembayaran dari konsumen bisa langsung di transfer ke rekening Anda.

Untuk syarat-syarat dokumen yang perlu dimiliki adalah :

  • KTP/Passport
  • NPWP Pribadi / Badan
  • SIUP/TDP/Surat Keterangan Domisili
  • Sertifikat Kepemilikan Tempat/Surat Keterangan Sewa Tempat Usaha
  • Akta Pendirian
  • Buku Rekening Tabungan

Jika seluruh dokumen persyaratan sudah dipenuhi, bisa langsung ke bank terkait yang bilang untuk mengajukan mesin EDC. Nantinya Anda akan diminta untuk mengisi formulir permohonan. Isi formulir tersebut, kemudian akan diproses oleh CS.

Mungkin syarat-syarat di atas tidak semuanya saja, karena tiap bank punya kebijakan masing-masing.

Apakah nanti langsung mendapatkan mesin EDC?

Masalah ini juga tergantung dari kebijakan bank masing-masing. Jadi kami tidak bisa pastikan apakah setelah melakukan permohonan tersebut akan langsung mendapatkan mesin EDC atau tidak.

Itu beberapa poin penjelasan mengenai cara pengajuan mesin EDC di bank, semoga bisa jadi bahan referensi untuk Anda.




One Comment

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.