Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Tips Meminjam Uang Lewat Aplikasi Pinjaman Online

Melakukan pinjaman uang, umumnya dilakukan melalui lembaga resmi seperti Bank misalnya. Namun, seiring berkembangnya teknologi, kini meminjam uang bisa dilakukan melalui aplikasi pinjaman online. Kira-kira aman tidak ya?

Tingginya tingkat kebutuhan sebagian besar orang di zaman modern saat ini, menjadikan pinjaman online menjadi salah satu alternatif cara untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Pinjaman online merupakan hasil dari kemajuan teknologi, dimana Anda kini bisa meminjam uang secara online, melalui aplikasi pinjaman uang online, tanpa harus ribet pergi ke bank atau lembaga keuangan sejenis.

Pinjaman Online

Ternyata, pinjaman online ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pinjaman langsung (offline). Perbedaan yang terlihat adalah pada kemudahan proses pinjaman dari awal hingga pencairan dana pinjaman.

Saat meminjam uang langsung, Anda diharuskan menyiapkan beberapa syarat dokumen seperti KTP, KK, Slip Gaji, Kartu kredit, identitas lengkap dan lain sebagainya.

Namun, dalam pinjaman online, Anda hanya perlu mengambil foto diri sambil memegang KTP yang terlihat jelas, kemudian menyertakan alamat email atau akun media social Anda.

KTP atau kartu identitas umumnya menjadi syarat yang penting untuk melakukan pinjaman online. Namun Anda tidak perlu menyiapkan persyaratan lainnya, karena tidak diperlukan. Pastikan Anda membaca profil perusahaan fintech pinjaman online beserta persyaratannya.

Bagaimana Peraturan Pinjaman Online?

Meski proses awal ketika melakukan pinjaman online melalui aplikasi pinjaman online cukup mudah, namun perlu Anda ketahui bahwa melakukan pinjaman di bank maupun pinjaman online , keduanya memiliki aturan yang sama.

Jika Anda mengikuti seluruh peraturan dalam pinjaman online yang Anda pilih, maka besar kemungkinan Anda tidak akan terkena masalah. Sebaliknya, jika Anda mengabaikan peraturan tersebut, maka hal ini bisa merugikan Anda.

Jika Anda melakukan pelanggaran dari aturan pinjaman online terkait, maka sanksi akan diberikan berupa denda. Pinjaman online juga memiliki tim Dept collector yang siap menagih Anda, jika ternyata Anda mengalami kredit macet atau menunggak pinjaman.

Tips Meminjam Uang Lewat Aplikasi Pinjaman Online

Lalu bagaimana agar saat melakukan pinjaman online, kita bisa terbebas dari debt collector dan terjamin keamanan pinjamannya? Berikut beberapa tips meminjam uang lewat aplikasi pinjaman online:

1. Pilih Aplikasi Pinjaman Online yang Resmi

Seperti kita ketahui, bahwa pinjaman online dilakukan dengan mudah melalui aplikasi pinjaman online yang umumnya bisa di download secara gratis. Namun, sebelum Anda mendowloadnya, pastikan aplikasi pinjaman online ini resmi dikeluarkan oleh pihak perusahaan fintech yang memang terdaftar di OJK (otoritas jasa keuangan).

Umumnya, perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK memiliki tata cara dan prosedur yang berlaku, seperti besaran bunga pinjaman yang kurang dari 30% hingga cara penagihan pun harus sesuai dengan aturan yang dibuat OJK.

Anda bisa cek di website OJK untuk informasi perusahaan fintech yang sudah terdaftar dan berizin di OJK. Penyelenggara Fintech Terdaftar dan Berizin di OJK per 7 Agustus 2019 bisa dilihat di sini.

2. Cek Ulasan Aplikasinya

Setelah dicek status resminya, Anda bisa mengecek ulasan aplikasi pinjaman online tersebut dengan mudah. Biasanya, dalam playstore Anda bisa dengan mudah menemukan testimony dari pengguna sebelumnya. Jika memang memiliki rating dan testimony yang bagus, maka Anda tidak perlu ragu untuk melakukan pinjaman online melalui aplikasi fintech tersebut.  

3. Memilih Fintech Pinjaman Online yang Menawarkan Suku Bunga Rendah

Sama hal nya ketika kita hendak melakukan pinjaman ke bank, kita tentu akan membandingkan suku bunga pinjaman yang ditawarkan dan memilih suku bunga yang paling rendah. Dalam pinjaman online, aturan ini juga harus dilakukan. Beberapa fintech pinjaman online yang ada saat ini juga menawarkan suku bunga pinjaman yang bervariasi. Pilihlah suku bunga yang rendah, agar lebih menguntungkan kita.

4. Mencatat Tanggal Jatuh Tempo dan mengingat Jumlah Pinjaman

Tips berikutnya sebelum melakukan pinjaman online adalah mencatat tanggal jatuh tempo serta mengingat jumlah pinjaman. Kedua hal tersebut sangat penting, mengingat kewajiban Anda nanti untuk melunasi pinjaman tersebut. Bila perlu, catatkan kedua hal ini pada sticky note dan tempelkan di papan atau dinding area tempat bekerja atau kamar tidur.

5. Mempersiapkan Uang untuk Melunasi Cicilan Pinjaman Online

Ketika bulan berikutnya Anda menerima gaji, segera sisihkan uang khusus untuk membayar pinjaman online. Hindari pola hidup boros , karena Anda memiliki kewajiban untuk membayar hutang pinjaman online yang harus dibayar sesuai waktu yang berlaku.

6. Hindari Membayar Lewat Tanggal Jatuh Tempo

Pastikan Anda tidak membayar tagihan pinjaman online mendekati batas akhir jatuh tempo. Sebaiknya, Anda membayar hutang tersebut sebelum tanggal jatuh tempo agar tidak mendapatkan notifikasi tagihan terus – menerus.

Baca juga : Bagaimana Cara Mendapatkan Pinjaman Modal untuk Memulai Usaha?

Adanya kemajuan teknologi yang mempermudah segala kebutuhan saat ini, sebaiknya tidak membuat kita lupa akan aturan –aturan terkait di dalamnya. Selain itu, pastikan Anda tidak asal ketika mengunduh aplikasi pinjaman online yang Anda pilih. Dengan mengetahui tips meminjam uang lewat aplikasi online di atas, semoga Anda bisa lebih bijak dalam mengatur keuangan, meskipun berbasis pinjaman online.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.