Home » GLOSARIUM » Bisnis Konsinyasi: Pengertian, Keuntungan dan Tips Menjalankannya

Bisnis Konsinyasi: Pengertian, Keuntungan dan Tips Menjalankannya

Editor / 11/01/2022 / Dibaca : 28 views

Terjun ke dunia bisnis, Memungkinkan kamu untuk mempelajari istilah baru dalam bisnis. Salah satunya adalah istilah bisnis konsinyasi. Dalam bidang ritel, istilah konsinyasi adalah istilah yang sudah tidak asing lagi dan terus dilakukan hingga saat ini. 

Banyak orang menekuni usaha konsinyasi karena dianggap menguntungkan. Dalam bisnis ini, pihak penjual bisa mempercepat promosi produk yang dimilikinya, Serta mendapatkan pembayaran atas produknya di setiap akhir periode.  

Konsinyasi juga dapat menjadi jalan bagi para pelaku bisnis, untuk mengembangkan merek dagangnya, serta menghasilkan keuntungan. Hal ini juga merupakan satu cara untuk mengetes, Apakah produk yang dijual laku atau tidak di pasaran. 

Bisnis Konsinyasi adalah

Pengertian Bisnis Konsinyasi

Mari kita bahas tentang pengertian dari Konsinyasi terlebih dulu. Konsinyasi adalah suatu perjanjian antara pihak pemilik barang, terhadap pihak tertentu yang menerima penyerahan barang tersebut untuk dijual kembali dengan harga yang sesuai dengan persyaratan dalam perjanjian tersebut. 

Bisnis konsinyasi adalah kegiatan konsinyasi yang dilakukan secara berulang untuk memperoleh keuntungan. Usaha konsinyasi dilakukan oleh beberapa pihak, yaitu pihak pemilik barang (Konsinyor), dan Pihak penerima barang konsinyasi (konsinyi). 

Adapun  barang yang diserahkan dari pihak Konsinyor kepada Konsinyi disebut barang konsinyasi. Bisnis konsinyasi dapat berjalan berdasarkan kerja sama di antara pemilik dan penjual barang. 

Biasanya, Pemilik produk akan bekerja sama dengan pemilik toko yang memiliki pelanggan tetap dalam jumlah yang banyak. Dengan begitu, produk akan lebih mudah dijual, dan pemilik produk akan lebih mudah dalam memasarkan produknya.

Keuntungan Bisnis Konsinyasi

Bisnis yang baik adalah yang menghasilkan keuntungan dengan cukup maksimal. Usaha konsinyasi juga dapat memberikan keuntungan untuk 2 pihak, Yaitu pihak pemilik barang dan penjual barang. 

Bagi Pihak Pemilik Produk (Konsinyor)

  1. Dapat Memperluas Pasar serta Menghemat Biaya Promosi

Melalui konsinyasi, Para pemilik barang atau produk dapat memperluas pasar, serta menghemat biaya promosi dengan cukup maksimal. Selain itu, produknya juga dapat dipasarkan di tempat yang sesuai keinginan penjual.  

  1. Menghemat Biaya Pelayanan

Selain biaya promosi, Pemilik barang juga dapat menghemat biaya pelayanan, sebab tidak perlu melayani konsumen atau pelanggannya secara langsung. Produk yang dimiliki akan dijualkan oleh pihak lain. 

  1. Lebih Fokus Terhadap Produk

Keuntungan dari bisnis konsinyasi adalah para konsinyor juga dapat lebih fokus terhadap produknya. Konsinyor dapat lebih meningkatkan kualitas produk, serta menerapkan inovasi-inovasi yang baru, agar produknya lebih unggul. 

Keuntungan Bisnis Konsinyasi Bagi Para Konsinyi (Penjual)

  1. Mendapatkan Keuntungan tanpa Modal 

Pihak penjual dapat menjual produknya, tanpa harus menjadi produsen bagi produk tersebut. Ini berarti, penjual mendapatkan keuntungan tanpa modal sedikitpun.

Penjual mendapatkan keuntungan dari harga yang sudah ditetapkan dalam kerja sama konsinyasi sebelumnya. Penjual juga boleh menambahkan harga jual, yang akan menjadi keuntungan pribadinya. 

  1. Display Produk Lebih Bervariasi

Jika kamu pemilik toko dan menjalin kerja sama konsinyasi, maka display di toko kamu akan lebih banyak dan bervariasi. Penambahan produk tentunya akan meningkatkan penjualan bagi pemilik toko. 

  1. Risiko Barang Tidak Laku Lebih Kecil

Dengan usaha konsinyasi Jika ada barang yang memang tidak laku, Maka pihak pemilik barang nantinya akan mengambil kembali produk tersebut. Sebagai penjual, kamu sama sekali tidak mengalami kerugian. Pihak pemilik barang yang mengalami kerugian. 

Hal-Hal yang Terjadi Dalam Penjualan Bisnis Konsinyasi

Hal-hal berikut ini perlu diperhatikan oleh pihak penjual produk atau pemilik toko yang memiliki pelanggan tetap. Dalam bisnis konsinyasi, Penjual akan mengalami beberapa hal berikut:

  • Kewajiban Kontinjensi, Maksudnya kewajiban konstruktif yang terjadi atas kerugian terhadap konsumen, Sehingga Perusahaan pemilik barang harus membayar ganti rugi kepada konsumen, dalam bentuk uang. 
  • Garansi, Jika barang yang dijual tidak dibeli oleh pembeli, Pemilik barang wajib membeli kembali (refund) atas barang tersebut
  • Mencatat retur penjualan

Tips Menjalankan Bisnis Konsinyasi 

Bila kamu merupakan pemilik sejumlah produk yang siap dijual, dan ingin menggunakan sistem konsinyasi, Maka berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Pilih Toko yang Strategis

Agar produk kamu lebih cepat laku di pasaran, pilihlah toko atau lokasi penjual yang memang strategis dan ramai pengunjung. Toko-toko pinggir jalan atau di komplek ruko biasanya memiliki banyak pelanggan tetap. 

  • Lakukan Pengecekan Barang 

Sebagai pemilik barang yang mempercayakan penjualan kepada pihak penjual, Maka lakukanlah pengecekan produk-produk yang dijual. Siapa tahu ada produk yang sudah expired dan harus diganti. 

  • Menjalin Hubungan Baik

Sebagai pemilik produk, Kamu bisa mencoba menawarkan margin yang menarik, juga memberikan hadiah untuk pemilik toko yang dapat melakukan penjualan dengan maksimal. 

Contoh Bisnis Konsinyasi 

Tika adalah seorang pengusaha yang memproduksi makanan pedas kekinian. Ia ingin menjual produknya di toko pusat kota. 

Tika ingin melakukan pengujian, Apakah produk makanan pedas kekiniannya ini bisa laku di pasaran. Dia membuat perjanjian (bisnis konsinyasi) dengan pemilik toko makanan, dan menjual 50 bungkus makanan kekiniannya. 

Dalam perjanjian, Tika akan mengambil hasil penjualan setiap 30 hari. 30 Hari pertama, Ia mengambil hasilnya ke toko, namun hanya terjual 30 bungkus. Pemilik toko mengembalikan 20 bungkus makanan pedasnya ke Tika.

Baca juga: 4 Contoh Bisnis Konsinyasi yang Menguntungkan, Wajib Dicoba Sekarang!

Secara bisnis konsinyasi, Kasus seperti ini terbilang sukses. Tika dan penjual makanan pedasnya sama-sama mendapatkan keuntungan. 

Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.