Home » BISNIS ONLINE » Apa itu Metode Pembayaran PayLater? Simak Risiko Ini

Apa itu Metode Pembayaran PayLater? Simak Risiko Ini

Adi Firmansyah / 10/11/2021 / Dibaca : 156 views

Metode Pembayaran PayLater sekarang mulai banyak digunakan di berbagai platform e-commerce dengan segala bentuk promonya agar bisa menarik para konsumen. Kehadiran sistem pembayaran PayLater ini ternyata disambut baik oleh banyak konsumen. Karena dirasa sangat memudahkan konsumen disaat melalukan transaksi belanja online.

Meskipun menawarkan kemudahan dalam bertransaksi online, tetapi PayLater tetap saja memiliki risiko yang harus Anda waspadai. Apalagi jika Anda orangnya suka belanja online, sangat bahaya jika Anda tidak bisa membatasi diri dalam berbelanja kemudian memanfaatkan layanan PayLater ini.

Fakta Metode Pembayaran PayLater

Metode Pembayaran PayLater adalah sebuah sistem pembayaran online yang menggunakan dana perusahaan aplikasi (e-commerce) untuk menalangi pembayaran dari konsumen di aplikasi jual beli tersebut. Dan Anda akan membayar semua transaksi belanja Anda sebelum tanggal jatuh tempo yang sudah ditetapkan.

Jadi PayLater ini hampir sama dengan bertransaksi menggunakan Kartu Kredit. Hanya saja ini sistemnya online.

Contohnya saja ketika Anda berbelanja di marketplace Shopee, kemudian memilih metode pembayaran SPayLater. Saat transaksi tersebut, setelah checkout barang, Anda tidak perlu pusing transaksi pembayaran dengan transfer atau lainnya. Kemudian nanti setiap bulannya Anda harus membayar total jumlah transaksi yang Anda lakukan di Shopee sebelum tanggal 5 atau 25 setiap bulannya.

Ya sama kan seperti Kartu Kredit?

Wajar ini jadi metode pembayaran yang menggoda bagi para kaum milenial yang notabene suka berbelanja. Apalagi buat mereka yang tidak bisa apply kartu kredit, akhirnya bisa merasakan bertransaksi selayaknya menggunakan kartu kredit.

Keuntungan Menggunakan PayLater

Sebelum munculnya PayLater, di platform e-commerce sudah ada Metode Pembayaran COD (Cash On Delivery) atau Bayar di Tempat. Sistem pembayaran ini juga memudahkan konsumen saat berbelanja online. Karena saat melakukan transaksi, konsumen tidak perlu repot melakukan transfer uang dulu, nanti bayarnya kalau barang sudah sampai di rumah.

Metode Pembayaran PayLater

Tapi sistem pembayaran COD ini ternyata juga ada yang tidak menyukai, biasanya mereka yang lagi tidak punya uang untuk berbelanja, padahal lagi butuh banget barangnya.

Nah dengan adanya Metode Pembayaran PayLater ini seakan bisa menjadi solusi bagi konsumen-konsumen yang memiliki tipe seperti itu. Beli sekarang, bayarnya nanti di awal / akhir bulan. Jadi keuntungannya adalah konsumen yang saat itu belum ada dana untuk membeli barang, bisa tetap membeli dengan memanfaatkan layanan pembayaran PayLater ini.

Keuntungan lainnya adalah konsumen tidak perlu keluar uang dulu sebelum barang sampai. Jadi ada waktu untuk konsumen bisa menunggu barang sampai, mencobanya dan melalukan pengembalian barang apabila tidak sesuai. Dari sisi konsumen jelas ini sangat meminimalisir risiko transaksi online.

Saat ini PayLater bisa digunakan untuk berbagai macam transaksi online, tidak hanya untuk membeli barang di marketplace saja, tetapi juga untuk transaksi lainnya seperti membeli makanan, pesan tiket pesawat, booking hotel, dan lain sebagainya.

Risiko Menggunakan PayLater

Kalau Anda sudah tahu risiko menggunakan Kartu Kredit, ya hampir-hampir sama. Menggunakan PayLater ini ibaratnya Anda hutang dulu. Hutang kalau telat membayarnya pasti kena bunga dan itu justru akan membebani ekonomi Anda.

Untuk Anda yang doyan berbelanja, sangat disarankan untuk lebih bijak menggunakan metode pembayaran PayLater ini. Karena jika Anda lengah dan terlalu terbawa kemudahan dalam transaksi online, maka yang ada Anda akan terbebani masalah pembayaran di jatuh tempo pembayarannya nanti.

Secara tidak sadar, jika Anda sudah tergoda dengan metode pembayaran PayLater ini, maka Anda akan berperilaku lebih konsumtif. Karena merasa belanja barang lewat online semakin mudah, bisa bayar belakangan. Eh tahu-tahunya pas jatuh tempo tagihan bengkak.

Risiko lain yang perlu Anda waspadai juga soal pengelolaan keuangan, apalagi jika Anda sudah berumah tangga. Belanja secara cash dengan hutang itu jelas beda. Kalau cash, ya uang kita langsung keluar gitu saja, keuangan pun juga langsung jelas. Kalau ada hutang, ya artinya kita harus pandai-pandai mengelola uang untuk bayar ini itu dan tentunya hutang atau pembayaran PayLater ini.

Buat Anda yang tidak bisa mengelola uang, tentu harus berhati-hati dengan PayLater.

Menggunakan PayLater juga memunculkan risiko penyalahgunaan identitas kita. Faktanya di semua platform jual beli online yang memiliki layanan PayLater, mengharuskan konsumen untuk mendaftar dulu dengan mengirim identitas seperti KTP dan lainnya. Dan identitas ini bisa saja diretas kemudian disalah gunakan. Bisa juga jika Anda telat membayar atau menunggak, maka data Anda akan tersebar dan susah untuk melakukan pengajuan kredit lainnya.

Tips Menggunakan Metode Pembayaran PayLater

Memilih menggunakan PayLater atau tidak itu terserah Anda, itu hak-hak Anda. Yang terpenting adalah Anda sudah tahu risikonya dan tahu bagaimana menggunakan PayLater dengan bijak agar tidak mengganggu keuangan Anda.

Karena PayLater ini diam-diam menghanyutkan, kalau Anda tidak hati-hati dalam menggunakan ya bakal terseret arus dan terjerumus dalam masalah keuangan yang serius. Belum lagi masalah keamanan data, perlu Anda tahu bahwa risiko kehajatan transaksi online itu tinggi, data Anda bisa digunakan orang lain. Bayangkan jika data PayLater Anda digunakan oknum untuk berbelanja, kemudian Anda tiba-tiba ditagih.

Untuk itu ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar bisa menggunakan PayLater dengan baik.

1. Jaga data diri Anda

Jangan sampai Anda memberitahukan akun PayLater Anda ke orang lain apalagi meminjamkan ke orang lain. Cukup digunakan untuk diri sendiri saja agar tidak terjadi hal-hal yang buruk

2. Jangan Sembarang Klik Tautan

Kadang ada email masuk untuk melakukan konfirmasi pembayaran PayLater, pastikan kalau email itu valid bukan email yang menjerumuskan ke tindakan phising atau pencurian data.

Sebaiknya hindari terlalu cepat mengklik tautan yang ada di email sebelum memastikan valid tidaknya email itu.

3. Rutin Ganti Password

Selalu rutinkan untuk mengganti password platform e-commerce Anda agar tidak mudah dibobol pencuri.

4. Perhitungkan Dulu Sebelum Transaksi

Transaksi menggunakan PayLater memang memudahkan, tapi jangan sampai terlena. Pastikan sebelum transaksi Anda memperhitungkan dulu nominal transaksi dan kemampuan Anda membayarnya. Jangan sampai Anda hanya punya pikiran “yang penting bayar nanti” tapi pas sudah waktunya bayar Anda tidak ada uang.


Ingat, menggunakan sistem pembayaran PayLater itu memang mudah dan kita sebagai konsumen juga sangat dimudahkan. Tapi jangan sampai kita terlalu asyik dan tidak melihat risiko saat menggunakannya.

Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.