Home » INVESTASI » 4 Jenis Aset Investasi Yang Perlu Anda Ketahui
Jenis Aset Investasi

4 Jenis Aset Investasi Yang Perlu Anda Ketahui

EtalaseBisnis.com – Masa depan memang tidak bisa kita tentukan, karena kita bukanlah yang mengatur masa depan. Namun, sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran, hendaknya punya cara untuk membuat masa depan lebih berharga, salah satunya dengan investasi.

Ya, untuk urusan keuangan bolehlah kita menyisihkan waktu, uang dan apa yang kita miliki sekarang untuk diinvestasikan. Agar di masa depan kita mendapatkan keuntungan dari apa yang kita investasikan sekarang.

Sebenarnya investasi itu tidak harus selalu masalah keuangan. Investasi itu sangat luas, bisa pendidikan, dan lainnya.

Dalam artikel kali ini, saya akan memberikan 4 jenis aset investasi yang merupakan investasi finansial. Jika Anda pernah mendengar, saat ini memang sedang maraknya bentuk investasi yang berupa obligasi, terus ada deposito, ada reksadana dan lain sebagai.

Nah, berikut 4 jenis aset investasi yang perlu Anda ketahui.

1. Tunai

Merupakan jenis aset investasi yang tentunya berbentu tunai. Biasanya jenis aset ini dikemas dalam bentuk tabungan, deposito dan reksadana. Dari sisi keuntungan pun yang didapat hanya sekitar 6 persen per tahunnya. Namun resiko dari investasi ini sangat kecil.

2. Saham

Tentu sudah tahu kan ya, tapi berikut penjelasan singkatnya. Jenis aset investasi yang satu ini berarti kita memiliki sekian persen kepemilikan sebuah perusahaan. Saham sendiri ada dua, yaitu saham perusahaan terbuka dan tertutup. Contohnya, jika saham perusahaan terbuka itu ada dua pilihan yakni saham blue chips dengan nilai kapitalisasi pasar besar dan saham lapis kedua, sedangnya untuk saham perusahaan tertutup itu seperti kepemilikan bisnis waralaba. Dari segi risiko dan keuntungan, jenis aset ini memiliki risiko dan keuntungan yang sama-sama tinggi.

3. Pendapatan Tetap

Namanya juga pendapatan tetap, jadi Anda sebagai investor akan mendapatkan pendapatan yang tetap. Waktunya bisa per bulan atau tahunan. Bentuknya bisa memlalui obligas atau reksadana pendapatan tetap. Keuntungannya tidak lebih dari 10 persen per tahunnya.

4. Aset Fisik

Sudah jelas jika jenis aset investasi ini tentunya berupa fisik. Biasanya berupa emas, properti atau yang sedang trend saat ini adalah batu permata. Dari sisi keuntungan tergantung dari masing-masing dari apa yang menjadi investasinya.

(sumber: berbagai sumber)

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + twenty =