Tips Investasi Saham : Yang Harus dilakukan Saat Harga Saham Menurun

EtalaseBisnis.com, Harga Saham Turun – Memilih investasi saham di zaman sekarang ini, merupakan alternatif investasi yang menguntungkan untuk dijalani. Pasalnya, keuntungan yang bisa didapatkan dari investasi saham juga bisa maksimal, jika kita benar-benar memahami aturan bermain investasi saham tersebut.

Meski begitu, investasi saham juga memiliki risiko kerugian tersendiri. Salah satunya adalah saat harga saham mengalami penurunan yang cukup tajam.

Menurunnya IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan tentunya menjadi mimpi buruk bagi semua investor di pasar modal. Hal ini juga akan berpengaruh pada portofolio yang Anda pegang. Berkaca pada kasus menurunya saham Garuda Indonesia beberapa waktu kebelakang, kira-kira apa yang bisa dilakukan untuk mempertahankan portfolio agar tetap bagus di pasar modal?

Pada bahasan kali ini, kita akan membahas cara jitu yang harus dilakukan saat kondisi harga saham menurun.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Harga Saham Menurun?

Saham Turun

Mungkin nilai saham sedang mengalami penurunan, tapi kita harus tetap bersyukur bahwa sebagai investor dan pemilik saham, tidak mengalami kehilangan saham tersebut. Setelah itu, dilansir dari diskartes.com, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Cek Ulang Trading Plan

Trading plan ini berfungsi untuk mengoptimalkan profit serta mengurangi risiko kehilangan uang. Pengecekan ulang terhadap trading plan, juga dapat membantu para trader dan investor. Jika trading plan ini dibuat masih gagal, maka kemungkinan yang muncul adalah trading plan menjadi kurang baik, serta Anda kemungkinan tidak bisa mengikuti trading plan tersebut.

Adapun cara yang paling keren untuk membuat trading plan sebenarnya cukup sederhana. Anda cukup menargetkan profitnya ingin berapa persen, lalu akan masuk di harga berapa dan kapan saham tersebut akan dijual. Dengan trading plan yang lebih ok, setidaknya kita bisa menghindari terjadinya penurunan saham yang menukik , seperti yang sedang dialami saham Garuda Indonesia.

3. Pastikan Selalu Memiliki Kas

Disarankan agar para investor ini tidak sembarangan untuk memasukan semua uang ke dalam investasi sahamnya. Alasanya, karena investor harus memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari juga, serta untuk menghindari jika sewaktu-waktu mengalami penurunan saham. Pastikan kembali bahwa sebelum membeli saham, Anda sudah yakin dengan perusahaan yang sahamnya Anda beli tersebut.

Banyak dari pemain saham yang melakukan stop loss, saat saham mereka mengalami penurunan yang drastis. Hal ini dimaksudkan supaya tetap memiliki kas untuk membeli saham di harga yang lebih rendah lagi. Tidak semua saham dijual jika memang mengalami penurunan, tapi penjualan bisa dilakukan setengahnya. Bila harga saham terus menurun,maka bisa dilakukan buyback.

3. Hindari Melawan Market

Maksud dari melawan market adalah menghindari untuk berpikir bahwa saat kondisi pasar turun, maka Anda bisa memborong banyak saham dengan harga rendah. Pembelian saham yang terburu-buru seperti itu, malah bisa merugikan Anda sendiri. Istilah dalam saham, lebih baik cut loss saat rugi sebesar 20%, dibandingkan kehilangan uang hingga 70%.

4. Sebaiknya Jangan Bertahan untuk Tetap Berinvestasi

Hal ini dapat Anda lakukan saat melakukan investasi saham dan ternyata saham Anda mengalami penurunan. Namun, hal ini dapat dilakukan berdasarkan keyakinan Anda sendiri.

Jika Anda mengawali investasi saham, misalnya dengan modal 50 juta dan mengalami kenaikan hingga 60 juta untuk waktu 3 bulan. Namun, saat terjadi penurunan indeks hingga lebih dari 40%, hingga nilai portfolio Anda hanya tinggal 30 jutaan saja.

Nilai atau harga saham tersebut memang bisa kembali naik, namun itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama agar uang Anda menjadi 50 juta kembali. Jika memang Anda ingin bertahan, maka lakukan floating loss dalam jangka waktu yang cukup lama. Sebaliknya, jika tidak ingin bertahan, segera lakukan cutloss.

Saat kondisi saham yang telah kita beli ternyata mengalami penurunan yang cukup tajam, sebaiknya kita juga banyak belajar bagaimana menangani kondisi tersebut. Selain tips yang harus dilakukan saat saham menurun, Anda juga dapat menunggu hingga kondisi manajemen dan keuangan dari perusahaan yang sahamnya Anda beli kembali membaik. Dengan begitu, Anda bisa mulai melakukan pembelian saham kembali.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.