Home » GLOSARIUM » Arti Istilah Di Tracking Resi JNE
Tracking JNE

Arti Istilah Di Tracking Resi JNE

Keberadaan ekspedisi pengiriman barang sangatlah membantu disaat kebutuhan transaksi online semakin meningkat. Jika dulu pengiriman barang mayoritas hanya dilakukan melalui POS Indonesia, kini mulai bermunculan ekspedisi-ekspedisi lain yang menawarkan layanan berbeda, salah satunya adalah JNE.

Jalur Nugraha Ekakurir atau biasa yang disebut JNE saat ini memang menjadi pilihan bagi para pelaku bisnis online untuk proses pengiriman barangnya. Apalagi cabang JNE saat ini sudah tersebar di berbagai kota seluruh Indonesia.

Kemudahan tracking online melalui website JNE dan aplikasi mobile pun juga menjadi kelebihan dari JNE ini. Nah, apabila Anda pernah mengecek Tracking Resi melalui website atau aplikasi, pasti akan muncul beberapa istilah untuk setiap proses pengirimannya.

Berikut ini beberapa arti istilah yang biasa muncul di Tracking Resi JNE.

  • Manifest : artinya bahwa barang yang dikirim baru diinputkan di kantor JNE asal. Ini menandakan barang belum dikirim, baru didaftarkan saja.
  • On-Process : artinya bahwa barang sudah dalam proses pengiriman dan perjalanan menuju kota tujuan.
  • On-Transit : artinya bahwa barang baru transit di kota tertentu. Misalnya jika barang di kirim dari Jakarta ke Klaten, maka akan transit dulu di Solo. Biasanya barang yang transit ini adalah yang tujuannya di kota-kota kecil dan akan transit di kota besar.
  • Received On Destination : artinya bahwa barang sudah sampai di kota tujuan atau JNE cabang kota tujuan. Tapi barang sedang akan dikirim ke alamat tujuan.
  • Delivered : artinya bahwa barang sudah sampai ke alamat tujuan dan jika nanti akan ada informasi nama penerima barangnya.
  • Cnee Unknown : artinya bahwa nama penerima tidak diketahui saat sudah diantar ke alamat tujuan.
  • Criss Cross : artinya bahwa barang tertukar dengan barang lain.
  • AU to OPS : artinya bahwa antar ulang atau serah terima dari bagian undelivery (yang menangangi kiriman bermasalah) ke bagian operasaional agar dilakukan pengantaran ulang ke alamat tujuan yang benar.
  • AU (Antar Ulang) : artinya bahwa barang akan di antar ulang, karena belum sempat di antar oleh kurir pada hari sebelumnya.
  • Redelivery : artinya bahwa barang akan di antar ulang.
  • BA (Bad Address) : artinya bahwa alamat tujuan tidak jelas atau tidak ditemukan.
  • MR (Misrouter) : artinya bahwa pihak kurir salah mengantarkan barang, salah jalur pengiriman.
  • Closed Once Delivery Attempt : artinya bahwa kurir sudah ke alamat tujuan, tapi rumah dalam keadaan kosong.
  • NTH (Not At Home) : artinya bahwa barang sudah diantar ke alamat tujuan oleh kurir tapi penerima sedang tidak di rumah.
  • Box Undel (Box Undelivered) : artinya bahwa barang sudah dikirim ke alamat tujuan oleh kurir, tapi di alamat tujuan tidak ada orang. Kurir sudah menghubungi nomor penerima tapi tidak mendapatkan respon.
  • LBA (Luar Batas Antar) : artinya bahwa alamat tujuan berapa di luar jangkauan JNE. Hal ini disebabkan alamat terlalu pelosok.
  • HO (Hold) : artinya bahwa barang dalam kondisi ditahan oleh pihak JNE.
  • HVS (High Value Shipment) : artinya bahwa barang yang dikirim bernilai tinggi.
  • CL (Close) : artinya bahwa barang dikirim ke alamat tujuan tapi tidak ada penerima.
  • FW (Forward) : artinya bahwa barang diteruskan ke agen JNE kota tujuan.

Itulah beberapa istilah yang biasanya muncul di Tracking Resi JNE. Dengan adanya istilah ini semoga Anda baik penjual maupun pembeli bisa lebih mudah dalam mencari tahu posisi barang paketannya. Sehingga tidak ada lagi rasa khawatir terhadap barang paketan.