Home » TIPS » 3 Strategi Untuk Memaksimalkan Waktu Anda
3 Strategi Untuk Memaksimalkan Waktu Anda
3 Strategi Untuk Memaksimalkan Waktu Anda / Image: www.thesaleslion.com

3 Strategi Untuk Memaksimalkan Waktu Anda

Waktu adalah hal yang paling berharga terlebih jika Anda menjalankan sebuah usaha. Setiap detik akan sangat berarti bagi perkembangan bisnis. Sayangnya, banyak pengusaha pemula yang masih belum bisa memaksimalkan waktu yang dimilikinya dan hanya akan berakhir sia-sia.

Manajemen waktu sangatlah penting untuk orang yang ingin selalu berjuang menjadi lebih baik. Dengan memiliki waktu yang efektif maka akan meningkatkan produktifitas kerja. Manajemen waktu membuat Anda menjadi tetap ProAktif dalam mengeksekusi pekerjaan bukan reaktif dalam mengejar pekerjaan.

Kebiasaan sehari-hari yang monoton membuat sebuah rutinitas yang membosankan dan waktu pun banyak yang disia-siakan. Untuk itu perlunya memanage waktu agar lebih bermanfaat dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Berikut 3 Strategi Untuk Memaksimal Waktu Anda :

1. Memiliki Tujuan

Tentukan tujuan Anda secara jelas. Tujuan jangka panjang maupun jangka pendek. Dan Anda wajib membuat jadwal kegiatan harian agar setiap yang dilakukan per harinya bisa maksimal. Dalam menentukan tujuan juga haruslah jelas, jangan sampai banyak membuang waktu yang tidak berguna. Tujuan juga berfungsi mengembalikan arah Anda yang sebenarnya ketika nanti di tengah jalan Anda kebingungan.

2. Buatlah Dua Daftar (To Do List)

Ambilah selembar kertas kosong dan buat dua kolom. Kolom pertama isi dengan tugas Anda pada hari itu yang penting untuk Anda selesaikan. Misalnya olahraga, membaca, cek email, dll. Lalu kolom dua isikan dengan item-item yang mendesak untuk segera Anda lakukan.
Dengan membuat daftar semacam ini, Anda akan lebih mudah memprioritaskan mana yang harus segera dilakukan dan mana yang bisa ditunda beberapa waktu. Sehingga waktu Anda akan lebih efisien.

3. Buat Tugas Cadangan

Buatlah tugas cadangan untuk mengantisipasi tugas utama Anda di hari itu ternyata gagal atau kosong. Misalnya Anda memiliki tugas untuk ketemu client, namun ternyata client menunda keesokan harinya. Anda pun perlu tugas cadangan yang perlu disusun di awal sehingga Anda tidak akan kehilangan waktu kosong tersebut dan tetap bisa produktif menjalankan pekerjaan lain.

sumber

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − two =