Home » TIPS » Bagaimana Tips Agar UKM Sukses? Simak Ini!
Bisnis UKM Sukses
Image via banjirpelanggan.com

Bagaimana Tips Agar UKM Sukses? Simak Ini!

Kondisi bisnis sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) kini perlahan mulai membaik. Namun, ternyata masih banyak juga UKM yang berada di daerah yang masih kesulitan untuk mengembangkan usahanya.

Padahal UKM di Indonesia ini semuanya berpeluang menjadi besar dan berkembang meskipun berada di daerah. Masalahnya adalah dibutuhkan proses yang tidak mudah dan tidak cepat untuk meraih kesuksesan tersebut.

Selain itu, pengetahuan dari SDM atau pelaku UKM sendiri juga perlu diperhatikan agar memiliki mindset dan tata kelola usaha yang lebih baik.

Baca juga: 6 Pilar Membangun UKM Hingga Beromzet Rp 5 Milyar Per Tahun

Pelaku UKM masih perlu diberikan pembelajaran yang positif tentang bagaimana mengelola bisnis UKM nya. Dan kali ini, EtalaseBisnis.com akan berbagi tips yang telah dikemukakan oleh Gunawan Ardiyanto, seorang konsultan bisnis dan penulis buku-buku UKM.

Berikut ini 5 Tips agar UKM Sukses:

#1 Buat Rencana Bisnis

Rencana bisnis atau bahasa kerennya Business Plan merupakan langkah yang bisa diambil untuk menyusun langkah kerja di depan. Tidak hanya digunakan ketika saat memulai usaha saja, tetapi Business Plan juga bisa digunakan bagi UKM yang telah berjalan untuk mengevaluasi kinerjanya.

Salah satu cara membuat business plan yang tepat adalah dengan berkonsultasi pada orang yang tepat. Orang yang tepat itu bisa orang yang ahli di dalam dunia bisnis atau seseorang yang telah sukses dalam mengelola bisnis.

Di dalam Business Plan sebaiknya dijelaskan tentang deskripsi usaha tersebut, analisa pasar dan juga kompetitornya, pemilihan lokasi usaha, metode marketing/pemasaran, tata kelola manajemen/SDM, rencana produksi, tata kelola keuangan, hingga rencana pengembangan usaha.

Pastikan juga membuat Plan B jika Plan A tidak berhasil dilakukan atau terkendala ketika mengembangkannya.

#2 Buatlah S.O.P

Memiliki Work Flow yang jelas tentunya akan memudahan ketika melakukan produksi sampai pemasaran. Untuk itu, buatlah Standard Operating Procedure (SOP) yang mencakup tahapan-tahapan kerja UKM Anda.

Fungsi dari adanya SOP ini adalah memberikan konsistensi dengan prosedur kerja yang jelas. Pada akhirnya adalah kualitas produksi yang dihasilkan akan sama atau bahkan lebih baik.

Jika produk UKM Anda ternyata banyak menarik perhatian, maka dengan memiliki SOP yang jelas, Anda pun akan semakin mudah dalam mengembangkannya. Misal ketika akan membuka cabang atau franchise untuk usaha Anda.

#3 Rancang Strategic Plan

Dalam poin pertama sudah dijelas bahwa Anda juga perlu menyiapkan Business Plan B. Meskipun tidak detail, tapi itu adalah bagian dari Strategic Plan. Strategi Bisnis sangat penting guna mengantisipasi kendala-kendala yang akan timbul di bisnis UKM Anda.

Misalnya jika suatu saat modal habis, maka Anda harus melakukan ini. Jika tidak memiliki strategi bisnis, nanti akan kesulitan jika sewaktu-waktu mendapatkan masalah internal ataupun dengan kompetitor Anda.

#4 Bangunlah Jaringan Bisnis

Jangan kerjakan bisnis sendirian. Bangunlah jaringan dengan berbagai pihak yang sifatnya saling menguntungkan. Dengan memiliki jaringan, Anda akan mudah mendapatkan supplier, jaringan pemasaran, hingga konsumen.

Membangun jaringan bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya mengikuti seminar, workshop, bergabung di komunitas, atau pameran dll. Yang terpenting Anda harus aktif di dalam forum-forum tersebut.

Baca juga: UKM : Manfaat Yang Didapatkan Ketika Mengikuti Pameran

#5 Gunakan Media Online

Jangan gaptek dan tidak mau melek dengan yang namanya teknologi, khususnya media online. Saat ini Anda bisa menggunakan media-media online yang bisa diakses secara gratis. Katakanlah Facebook, Twitter, Blog, dll, semua itu bisa dimanfaatkan untuk pemasaran dan membangun jaringan juga.

Akan lebih baik jika UKM Anda memiliki website tersendiri yang berguna sebagai profil UKM serta penjualan produk UKM Anda. Jangan merasa belum butuh dengan media-media online tersebut. Karena dampak yang akan Anda rasakan jika dioptimalkan akan jauh lebih besar dibanding melakukan pemasaran secara konvensional.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − six =