Cara Mempromosikan Madu Hasil Budidaya Sendiri

  • Whatsapp

Memiliki budidaya madu memang menjanjikan. Karena budidaya madu sangat mudah, tidak butuh perawatan khusus. Cukup tempatkan koloni lebah di area yang banyak vegetasi bunganya, nanti lebah akan memproduksi madu dengan sendirinya. Meski budidaya lebah madu tergolong mudah, tetapi masalah yang banyak dialami para pembudidaya adalah soal pemasaran atau promosi madu itu sendiri. Kadang banyak yang memiliki stok madu banyak karena tidak bisa menjualnya.

Padahal madu merupakan salah satu produk alam yang dihasilkan oleh lebah madu yang memiliki khasiat positif untuk tubuh. Dengan mengonsumsi madu, badan bisa terjaga imunitasnya dan bisa juga sebagai obat. Sayangnya, hingga saat ini masih belum banyak orang yang sadar akan khasiat dari madu.

Sebenarnya kalau mau lebih aktif lagi, pasar untuk menjual madu hasil budidaya itu sangat luas. Cuma kita saja yang kadang tidak tahu ke mana dan bagaimana agar madu hasil budidaya bisa cepat laku.

Melalui artikel ini, kami akan sedikit memberikan tips yang bisa digunakan untuk para pembudidaya lebah madu agar bisa mempromosikan madunya tanpa harus menunggu bantuan orang lain.

Budidaya Lebah Madu
Foto oleh FRANK MERIÑO dari Pexels

1. Membuat Website dan Media Sosial

Perlu Anda syukuri saat ini berada di era teknologi internet. Ini salah satu kemudahan untuk para pembudidaya lebah agar bisa memasarkan madunya lebih luas lagi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membuat website dan aktif di media sosial. Dengan membuat website yang ditujukan untuk berjualan madu, Anda akan bisa lebih mudah untuk memasarkannya ke seluruh daerah.

Misalnya saja Anda pembudidaya dari daerah Blitar, Jawa Timur, dengan memiliki website, Anda nanti bisa menawarkan madu Anda ke berbagai kota di seluruh Indonesia. Apalagi sekarang ini jasa ekspedisi juga sudah semakin banyak pilihannya, tentu ini akan sangat memudahkan.

Baca juga : Peluang Usaha Madu Asli, Berbisnis Sambil Membantu Orang

Selain itu aktif juga di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter. Buat akun untuk jualan madunya. Apalagi di Facebook, bisa mencoba Facebook Marketplace, di sana akan lebih mudah dan gratis.

Media online yang Anda miliki tersebut jangan sekadar untuk menjual secara hard selling saja. Tetapi gunakan juga untuk memberikan edukasi tentang budidaya dan khasiat madu. Sekali-kali Anda mempublikasikan lokasi budidaya madu Anda, bagaimana cara budidayanya, cara mengambil madunya, dll. Selain itu bisa memberikan edukasi ke orang lain, secara tidak langsung itu juga akan meningkatkan kepercayaan calon pembeli, kalau Anda benar-benar menjual madu hasil budidaya sendiri dan madunya murni.

2. Buat Sertifikasi

Saya yakin madu yang Anda jual adalah madu murni dan asli dari hasil budidaya sendiri. Tapi Anda juga tidak bisa menutup mata, karena di luar sana banyak juga oknum yang menjual madu palsu atau oplosan. Dengan seperti itu, akan mempengaruhi citra penjual madu asli.

Di sinilah perlunya kita membangun kepercayaan pembeli, salah satunya dengan membuat sertifikasi baik itu usaha kita melalui izin P-IRT misalnya atau bisa juga sertifikasi Halal MUI atau BPOM untuk produk madu kita. Untuk uji keaslian, bisa membuat uji lab madu Anda. Agar kandungan-kandungan yang ada di madu bisa terlihat jelas sehingga tidak ada lagi keraguan bagi konsumen. Apalagi jika konsumen Anda termasuk pengepul atau agen madu besar.

Memang nantinya agak sedikit ribet mengurusnya, tetapi ini akan sangat berarti jika Anda nanti sudah memiliki sertifikat atau izin seperti itu.

Nantinya tinggal dipublikasikan melalui media yang Anda miliki.

3. Kerjasama dengan Agen Madu Terpercaya

Di setiap daerah pasti ada penjual madu (reseller/agen), nah manfaatkan mereka agar bisa menjadi mitra Anda. Karena melalui mereka, madu hasil budidaya Anda bisa terjual banyak. Berbeda jika targetnya hanya perorangan, paling yang beli cuma 1kg, atau yang ukuran-ukuran kecil. Tapi kalau bekerja sama dengan reseller atau agen, bisa langsung menjual banyak.

Karena persaingan juga tinggi, coba berikan promo atau lainnya agar mereka mau menjadi mitra Anda. Dan tentunya memilih mitra yang terpercaya, jangan asal memilih.

4. Jual Eceran dengan Brand Sendiri

Selain itu Anda juga bisa menjual eceran sendiri, dikemas dalam botol-botol kecil dengan brand Anda sendiri. Sekarang ini sudah banyak orang yang tahu tentang madu dan mereka inginnya membeli langsung dari pembudidaya agar mendapatkan madu yang murni dan asli. Jadi ini peluang yang bagus untuk Anda.

Baca juga : Produk Budidaya Lebah Madu yang Bisa Dijual

Mempromosikan madu hasil budidaya sendiri memang susah-susah gampang, apalagi kalau Anda berada di daerah pelosok. Tapi jangan khawatir, dengan beberapa tips di atas dan tentunya memanfaatkan media yang ada, semua bisa dilakukan dengan mudah. Semoga sukses.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *