Home » TIPS » Mengapa Warung Makan Di Pinggir Jalan Tetap Sepi?
Warung Makan Pinggir Jalan
(c) https://azzamudin.wordpress.com

Mengapa Warung Makan Di Pinggir Jalan Tetap Sepi?

Banyak yang mengira kalau berjualan makanan atau membuka warung makan di pinggir jalan pasti akan ramai. Tetapi, coba kita lihat beberapa warung makan yang letaknya di pinggir jalan, ternyata meskipun letaknya strategis masih juga sepi pembeli. Dan kadang kita juga melihat ada warung makan yang letaknya di dalam kampung justru malah ramai. Apa yang salah?

Saya pernah mengamati beberapa warung di sepanjang jalan lintas kota yang notabene jalanan tersebut tidak pernah sepi. Warung-warung makan berjejeran di sepanjang jalan, ada yang selalu ramai pengunjung ada pula yang sepi.

Dari situ saya mendapatkan beberapa penyebab, diantaranya :

1. Tidak Ada Lahan Parkir Yang Memadai

Jika Anda ingin membuka warung makan di pinggir jalan, pastikan memiliki lahan parkir yang memadai khususnya untuk parkir mobil. Warung makan yang terlalu mepet dengan badan jalan membuat orang menjadi tidak nyaman ingin makan di tempat Anda. Terlebih jika jalan raya depan warung Anda selalu ramai, itu akan menyulitkan orang yang akan mampir ke warung makan Anda.

2. Tidak Ada Papan Nama Yang Jelas

Buatlah papan nama yang jelas untuk warung makan Anda. Jangan hanya membuat papan nama yang menghadap jalan saja, tetapi juga mengarah ke pengguna jalan, sehingga para pengguna jalan bisa melihat dari jauh jika di depan ada warung makan. Bila perlu buat umbul-umbul 300 meter sebelum warung makan Anda. Sehingga ada kesempatan pengguna jalan untuk bersiap menepi ke warung makan Anda.

3. Warung Makan Anda Biasa Saja

Anda tidak bisa memanfaatkan momen ramainya pengguna jalan untuk tertarik mampir ke warung makan Anda karena warung makan Anda biasa saja. Biasa dalam hal menunya atau rasanya, maupun penyajian konsep warung makan Anda. Coba lihat warung makan yang sederhana di pinggir jalan tetapi mereka ramai, pasti penyebabnya adalah soal rasa.

4. Pelayanan Kurang Memuaskan

Bisnis kuliner itu tidak bisa dibohongi. Baik soal rasa maupun pelayanannya. Karena ketika Anda memberikan rasa masakan dan pelayanan yang kurang memuaskan, itu akan cepat menyebar ke calon konsumen-konsumen Anda.

Faktor-faktor di atas bukanlah penyebab sebenarnya, itu hanyalah prediksi dari hasil pengamatan saya pribadi. Namun, tak ada salahnya jika Anda juga memperhatikan poin-poin di atas untuk kemajuan warung makan Anda.

Yang terpenting untuk bisnis kuliner itu adalah sajikan cita rasa yang berbeda dan pelayanan yang berharga. Dengan cita rasa yang berbeda, warung makan Anda akan dipromosikan secara Word of Mouth oleh pelanggan-pelanggan Anda.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − 8 =