Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kunci Sukses Jualan Martabak Manis dan Telur (Waralaba Gerobak Martabak)

Martabak Manis

Jualan martabak manis dan telur memang cukup menjanjikan. Pasalnya makanan yang satu ini masih tetap diminati oleh semua orang. Entah itu untuk camilan sendiri atau untuk oleh-olah ketika berkunjung ke rumah saudara atau teman. Melihat peminat martabak masih tinggi, ini peluang usaha yang bisa Anda coba.

Usaha gerobak martabak ini juga bisa dijadikan pilihan bisnis passive income. Artinya Anda tidak perlu berjualan sendiri, cukup rekrut pegawai untuk menjaga dan membuka gerobak martabak milik Anda. Tetapi ya hasilnya tentu tidak sebesar jika dilakukan sendiri karena nanti penghasilannya akan dipotong untuk gaji pegawai.

Modal Usaha Martabak Manis dan Telur

Bisa dibilang usaha jualan martabak manis dan telur ini cukup ringan. Untuk modalnya sendiri mulai dari Rp 5 juta. Itu sudah satu gerobak beserta dengan perlengkapan masaknya seperti gerobak, kompor & tabung gas, satu set wajan, saringan minyak, loyang bulat, wadah adonan dan isi, dll.

Bahkan ada juga yang biaya beli waralaba martabak ini di bawah Rp 5 juta.

Omzet jualan martabak manis dan telur ini per bulan bisa sampai belasan juta rupiah. Kalau diambil bersihnya, yang bisa Anda kantongi ya minimal Rp 4 jutaan. Itu minimal dan dengan catatan dalam satu bulan laku minimal 100 martabak.

Ini pun perlu dilihat dulu dari biaya operasional per bulannya. Jadi sebaiknya ketika Anda ingin membeli waralaba martabak gerobak, pastikan meminta rincian modal awal dan biaya operasional per bulannya. Sehingga Anda bisa kalkulasikan berapa omzet atau penghasilan bersih yang bakal didapatkan.

Namun kaitannya dengan omzet, itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah :

Lokasi

Jualan martabak (gerobak) ini harus cermat memilih lokasi. Umumnya para pedagang martabak mengambil lokasi di halaman minimarket. Tetapi tidak selamanya tempat ini akan mendatangkan banyak pembeli. Karena perlu dilihat juga lingkungan sekitarnya bagaimana.

Sebaiknya mencari tempat yang dekat dengan perumahan, tempat-tempat publik, dan tentunya yang ramai dilalui banyak orang khususnya di waktu sore hingga malam hari. Karena jualan martabak biasanya waktunya mulai sore hingga malam.

Apabila Anda cermat memilih lokasi, sudah pasti akan banyak pembeli. Mengingat martabak telur dan manis ini sudah menjadi makanan yang tidak asing lagi dan kerap dibeli orang.

Harga jualnya pun juga sangat bersabahatan bagi kalangan menengah bawah.

Tips

Dalam menjalankan usaha ini, kadang masalah terjadi dalam hal proses pembuatan martabak. Kadang karena belum berpengalaman membuat adonan, akhirnya ketika membuat satu martabak terlalu banyak adonannya atau justru terlalu tipis sehingga mudah robek.

Baca juga : Begini Supaya Jualan Roti Bakar Bandung Tambah Laris

Nah dalam hal pembuatan adonan ini juga perlu dipelajari, agar sebisa mungkin jumlah adonan yang disiapkan mampu mengakomodir jumlah pesanan yang telah diperhitungkan. Misalnya saja adonan 10kg untuk 20 martabak, ya implementasinya nanti harus minimal seperti itu. Sehingga tingkat kerugian bisa diminimalisir. Masalah ini sebenarnya tergantung pengalaman saja.

Risiko Usaha

Jualan martabak gerobak memang tetap memiliki risiko. Karena makanan yang satu ini memang banyak diminati orang, akhirnya banyak juga yang berjualan. Akhirnya munculah pesaing yang kadang jualannya berdekatan. Tidak hanya itu saja, munculnya penjual martabak modern juga membuat keberadaan martabak gerobak mulai tergusur. Tetapi tenang, karena martabak gerobak tetap memiliki pelanggan setia dan harganya yang sangat merakyat, menurut kami adanya persaingan itu tidak menjadikan masalah yang besar.

Justru bagi kami yang paling penting adalah faktor lokasi itu tadi.

Baca juga:



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *