4 Perbedaan Investasi Saham dengan Trading Saham

Investasi saham dan trading saham itu sama atau berbeda? Jawabannya tentu berbeda, baik dari segi jangka waktu, prinsip dan aktifitas dalam saham tersebut. Meski begitu, sebagian orang sering menganggapnya sama.

Perbedaan Investasi Saham dengan Trading Saham

Investasi merupakan tindakan akumulasi dari asset, dengan harapan akan mendapatkan keuntungan di masa depan. Khusus untuk investasi saham memiliki pengertian sebagai kegiatan membeli saham, untuk kemudian disimpan dan dijual kembali nantinya. Dalam investasi saham, investor umumnya tidak terlalu fokus pada naik turunnya harga saham, namun lebih fokus pada harga saham yang akan naik kembali nantinya.

Umumnya, perdagangan saham ini dilakukan dengan dua orientasi penting, yaitu investasi saham dan trading saham. Bisa jadi ada dua orang yang sama-sama membeli saham baik untuk investasi saham dan trading saham, namun orientasi yang berbeda, akan memberikan mereka keuntungan yang berbeda pula. Adapun beberapa perbedaan dari investasi saham dan trading saham, sebagai berikut:

Investasi Trading Saham

1. Jangka Waktu yang Berbeda

Jangka waktu investasi saham dan trading saham ternyata memiliki perbedaan.  Investasi saham lebih merujuk pada penanaman modal serta target keuntungan untuk jangka panjang bisa berkisar 5-10 tahun ke depan. Sementara Trading merujuk pada aktifitas untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat berkisar antara 1 tahun dan bahkan dalam hitungan hari.

2. Panggilan Pemeran yang Berbeda

Maksud panggilan di sini adalah orang yang menjalankan investasi saham atau trading saham itu sendiri. Orang yang menjalankan investasi saham disebut “investor”. Sedangkan orang yang menjalankan trading saham disebut “trader”.

3. Target Penanaman Modal

Secara garis besar, melakukan investasi saham dan trading intinya untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang diperoleh dalam perdagangan saham disebut Dividen serta Capital gain. Kedua keuntungan ini merupakan target dari dilakukanya investasi saham. 

Sebaliknya, jika tujuanya adalah trading saham maka targetnya hanya berupa capital gain saja. Alasanya, dividen dalam trading saham ini akan dibagikan dalam kurun waktu setahun sekali atau dua kali saja. Trader juga akan mencari saham fluktuatif serta akan mengincar berbagai saham yang berbeda dan berganti dari waktu ke waktu.

4. Dasar Pemilihan Saham

Investasi saham dan trading juga memiliki dasar pemilihan saham yang berbeda. Pada investasi saham, keuntungan yang didapat ini ditargetkan untuk waktu jangka panjang. Sebab itu, seorang investor saham harus memilih saham-saham yang kinerjanya baik atau yang masuk kategori blue chip atau LQ45. Meski begitu, diperlukan analisa fundamental dengan cukup detail.

Sementara pada trading saham, seorang trader tidak terlalu menganalisis masalah fundamental tadi. Trader lebih menganalisa pergerakan harga  saham itu sendiri secara teknikal. Tujuanya, agar trader bisa menentukan titik dan target untuk mendapat keuntungan yang optimal.

Jadi Pilih Investasi Saham atau Trading Saham?

Setelah mengetahui beberapa perbedaan dari investasi saham dan trading saham, mungkin Anda akan bertanya, mana yang lebih menguntungkan investasi saham atau trading saham? Sebaiknya hindari menanyakan pertanyaan tersebut, Anda fokus saja pada bentuk investasi mana yang lebih sesuai dengan Anda.

Dari perbedaan di atas, bisa disimpulkan bahwa:

Jika orientasi Anda untuk saham adalah pada hasil jangka panjang, maka Anda lebih cocok dengan investasi saham. Kemudian, pelajari teknik-teknik analisis fundamental.

Jika orientasi Anda lebih kepada hasil jangka pendek (untuk mata pencaharian utama), maka trading saham lebih cocok Anda  pilih. Kemudian, Anda pelajari analisis secara teknikal (technical analysis).

Baik investasi saham maupun trading saham, keduanya memiliki potensi keuntungan serta potensi kerugian. Yang terpenting, sebelum Anda memilih untuk investasi saham atau trading saham, sebaiknya pelajari keduanya terlebih dulu dan pahami mengenai perbedaan investasi saham dan trading saham, agar mendapatkan instrument investasi yang sesuai keinginan.

FYI, bagi yang muslim sebaiknya melakukan investasi saham syariah. Karena untuk trading tidak dibenarkan dalam agama Islam.



Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.