Memulai Bisnis Tanpa Modal Uang, Begini Caranya!

  • Whatsapp

Memulai Bisnis Tanpa Modal Uang | Mayoritas orang menganggap kalau memulai usaha itu ya harus modal uang. Iya, itu benar. Tetapi modal uang itu tidak harus besar dan bukanlah yang utama. Sekarang saya tanya, apakah jika Anda diberi modal uang senilai Rp 10 juta pada saat ini juga, apakah itu akan menjadi keberhasilan usaha Anda? Padahal berjualan tanpa modal itu bisa saja dilakukan dan memang sudah banyak yang melakukannya. Hanya saja tidak banyak orang yang tahu bagaimana caranya dan mindset nya kalau jualan itu ya harus pakai modal uang.

Cara ini berlaku atau cocok untuk Anda yang sedang memulai atau belajar berjualan. Yang namanya sedang belajar, ya wajar kalau tidak perlu mengeluarkan modal uang dulu. Tapi akan banyak yang bertanya, lantas kalau tidak ada modal uang dapat barang yang mau dijual dari mana?

Jualan Tanpa Modal

Beruntung jika Anda memulai bisnis di era sekarang ini. Di mana semua serba dimudahkan dengan adanya teknologi dan internet. Jadi saat ini, memulai bisnis tanpa modal uang itu bisa-bisa saja.

Simak tips ini!

1. Silaturahmi

Berkunjung atau silaturahmi ke tempat pengusaha atau produsen yang ada di dekat Anda adalah cara pertama yang bisa dilakukan. Misalnya di dekat Anda ada produsen bantal guling, datangi pemiliknya, ngobrol dan perkenalkan diri dengan baik.

Niatkan kalau Anda ingin belajar berjualan. Anda bisa minta nasehat darinya bagaimana berjualan itu, dan lain sebagainya. Jangan hanya datang sekali, tetapi beberapa kali. Kalau sudah akrab dan saling percaya. Mulailah mengutarakan maksud Anda.

2. Menjalin kerja sama

Tujuan silaturahmi selain agar saling kenal juga saling percaya. Dalam kerja sama bisnis itu, kepercayaan nomor satu. Nah jika Anda sudah mendapatkan kepercayaan, utarakan niat Anda untuk belajar berjualan langsung. Sampaikan kalau Anda memang belum punya modal, dan modal yang dimiliki saat ini hanya usaha (tenaga). Jadi Anda nanti bisa membantu menjualkan produk bantal gulingnya itu.

Kalau Anda sudah dipercaya, Anda akan diberikan jalan kemudahan untuk bisa berpartner dengan produsen tanpa Anda harus mengeluarkan modal uang yang banyak. Bagaimana sistemnya itu nanti bisa didiskusikan dengan pihak produsen.

Jadi di sini Anda sebagai reseller. Bahkan kalau beruntung, Anda akan diberikan produknya dulu untuk ditawarkan ke konsumen tanpa Anda harus mengeluarkan uang.

Baca juga : Anita Lusiya Dewi, Bisnis Souvenir Kaktus Nyaris Tanpa Modal

3. Tentukan batas waktu

Kepercayaan yang telah diberikan tentu harus Anda manfaatkan dengan baik. Salah satunya adalah dengan memberikan batas waktu. Misalnya saja dalam waktu 2 minggu Anda akan mengembalikan produk yang tersisa jika ada yang belum laku atau sesuai kesepakatan bersama.

Jadi tidak harus menunggu laku semua dulu.

4. Jangan fokus pada satu produk

Karena ini tujuannya untuk belajar, jadi jangan fokus dulu dengan satu produk. Kalau memang awalnya Anda memasarkan produk A tidak laku, Anda bisa beralih ke produk B atau sembari bekerja sama dengan produk C. Karena ini tanpa modal, jadi Anda tidak perlu khawatir rugi. Jadi tidak apa gonta ganti produk.

Tapi ya nanti Anda harus bekerja sama dengan produsen-produsen lain.

Cara berjualan tanpa modal seperti ini sudah banyak dilakukan oleh para pengusaha yang sekarang sudah sukses. Dulunya mereka juga seperti itu diawal-awal belajar berwirausaha. Nah jika mendapatkan untung, simpan dulu jika sudah mencukupi baru diputar jadi usaha baru.

Itu kalau bisnis yang sifatnya menjual barang. Tapi untuk bisnis properti Anda juga bisa memulainya tanpa modal. Misalnya saja Anda mencari orang-orang yang ingin menjual tanah atau rumahnya, kemudian Anda bisa menjadi makelar. Kemudian mencarikan pembeli yang sesuai. Nantinya Anda bisa mendapatkan komisi dari penjualan properti itu atau bisa juga dari awal sudah mengambil margin dari nilai penjualan. Tetapi pastikan kalau seperti ini perlu didiskusikan dengan pemilik properti dulu.

Konsep berjualan seperti ini modal besarnya adalah kepercayaan. Jadi luruskan niat jangan sampai Anda mengecewakan orang yang telah memberikan kepercayaan kepada Anda.

Artikel ini dipublikasikan pada : 26/07/2018 @ 11:53

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *