Home » INSPIRASI » Berkat Inovasi Usaha Risol, Kiki Berhasil Meraup Omzet Lebih

Berkat Inovasi Usaha Risol, Kiki Berhasil Meraup Omzet Lebih

MEDAN – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjalankan usaha meskipun produk yang akan dijual sudah banyak dipasaran. Salah satu cara mensiasatinya yaitu dengan membuat inovasi produk. Inovasi memang sangat penting, khususnya jika berjualan makanan.

Seperti yang dilakukan oleh Rizki Aryra, perempuan asal Kampung Durian Medan ini sudah lima tahun berwirausaha di bidang kuliner. Dan dia memilih menjual risol yang memang sudah banyak diminati orang.

Risol yang dia jual adalah Risol Beku (Frozen Risol) dan varian ini pun sebenarnya juga sudah banyak yang menjajakannya.

Namun berkat kegigihan dan kreatifitasnya, perempuan yang kerap disapa Kiki ini pun membuat inovasi baru dalam penyajian risol yang dijualnya. Ya, dia memilih membuat risol dengan berbagai varian, diantaranya Risol Isi Coklat Keju. Dan benar saja, meski baru dimulai pada pertengahan 2013 lalu, Risol rasa baru milik Kiki ini mampu menarik banyak orang.

Risol Coklat Keju ini dijual dengan harga Rp 3.000/potong dan peminatnya lebih banyak anak-anak yang memang menyukai rasa manis dan sedikit asin karena keju tersebut.

Dari inovasi risolnya ini, Kiki mampu meraup omzet higga Rp 5 juta per bulan. Tentu ini omzet yang cukup besar, mengingat modal awal yang Kiki gunakan untuk memulai usaha ini hanya Rp 200 Ribu.

Usaha risol milik Kiki ini diberi brand ‘Toke Risol‘ dan kini memiliki varian baru yakni Risol Sapi Lada Hitam. Yang membuat lebih istimewa dari risol ini sebenarnya dari mayonaise yang diraciknya sendiri.

Untuk memasarkannya, Kiki membuka gerai mini di rumahnya. Selain itu dia juga jemput bola, yakni menjualnya dengan berkeliling ke kampus.

Saat ini berkat dukungan teknologi, Kiki juga memasarkannya via media sosial seperti Instagram.

Kiki pun memiliki mimpi ke depannya usaha risol ini bisa lebih berkembang dan memiliki banyak varian rasa. Dan dia juga berkeinginan untuk membuat sebuah kafe risol di halaman rumahnya, agar para pembeli bisa lebih betah lagi dan tidak hanya sekedar beli langsung dibawa pulang.

sumber artikel

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 − 3 =