Home » INSPIRASI » Sukses Adalah Hak Semua Orang

Sukses Adalah Hak Semua Orang

Sukses

Banyak yang beranggapan kalau menjadi sukses itu hanya bagian dari orang-orang yang berduit saja. Selebihnya bagi orang-orang yang ekonomi bawah, yang nyari makan sehari-hari saja susah, tak bakal bisa menjadi orang yang sukses.

Padahal kesuksesan itu adalah hak semua orang. Faktanya saja, banyak orang-orang sukses lahir dari kalangan bawah dan keluarga yang tidak berduit. Saya tidak akan menyebutkan siapa saja, tetapi sudah banyak diketahui.

Jadi, kalau Anda sekarang merasa tidak punya duit, cari makan saja susah, tidak perlu risau. Semua punya kesempatan untuk bisa mencapai kesuksesan.

Baca juga : Kisah Sukses Bhadra Watch Meraup Omzet Hingga Puluhan Juta

Untuk menjadi sukses itu sebenarnya bukan duit yang harus dimiliki. Punya duit tidak menjamin orang bisa sukses. Yang perlu dimiliki itu justru modal dari dalam diri. Apa itu?

#1 Niat dan Pola pikir

Saya kerap menemui orang-orang yang telah sukses, dan mereka umumnya memiliki pola pikir yang berbeda. Inilah yang menurut saya menjadi salah satu pembeda mengapa orang tersebut bisa sukses. Kalau ingin sukses, ya sedari awal harus diniatkan dan yakin kalau diri kita bisa sukses. Niat dari dalam hati itu harus disinkronkan dengan pola pikir Anda.

Pola pikir ini penting, karena apa yang kita pikirkan akan berdampak pada apa yang akan kita kerjakan. Kalau sedari awal sudah menyerah dan menganggap diri tidak mungkin sukses, ya hari-hari yang kita lalui hanya beban yang dijalani. Pengen sukses tapi pola pikirnya seperti orang gagal.

Jadi fokuskan dalam hati dan pikiran Anda kalau Anda bisa menjadi orang sukses.

#2 Berani

Lihatlah orang-orang yang sukses itu, mereka kadang rela menjual asetnya atau pinjam modal besar untuk memulai usaha. Hal semacam ini kalau tidak disertai mental yang berani, pasti akan gugur. Tetapi orang-orang sukses punya mental ini, berani.

Berani itu bisa diberbagai hal, bisa berani mengambil keputusan, berani berpikir besar, berani gagal dan menanggung risiko.

Memiliki mental yang berani ini dapat menggerakan diri untuk melakukan hal-hal baru untuk mencapai kesuksesan itu. Berani bisa dikatakan sebagai pemicu aksi atas pola pikir yang sudah terbentuk.

#3 Beraksi

Jika ingin sukses ya harus melakukan apa yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan itu. Beraksi merupakan wujud nyata dari diri Anda dalam menggapai mimpi. Percuma jika Anda punya mimpi, punya keberanian tetapi tidak beraksi. Hasilnya tak ada dan Anda pun hanya akan terbuai dalam angan-angan belaka.

Melakukan aksi ini tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Anda bisa melakukannya mulai dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan. Sembari berjalan, mengumpulkan tenaga dan modal serta evaluasi.

#4 Tekun

Dalam melakukan aksi, kadang tidak sesuai dengan prediksi awal dan bahkan tidak seperti yang diharapkan. Kecewa pasti ada, tapi jangan jadikan kekecewaan itu pemutus antara aksi Anda dengan mimpi yang akan Anda tuju. Jadikan kekecewaan dan kegagalan itu sebagai pemacu untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi.

Justru dari kegagalan itu bisa dijadikan evaluasi berharga kalau karya Anda masih banyak kekurangannya.

Di sinilah dibutuhkan ketekunan. Orang yang tekun akan mendapatkan hasil yang baik ke depannya. Orang tekun itu fokus untuk berkarya tanpa memikirkan hasilnya. Yang penting berkarya sesuai dengan apa yang diharapkan. Kalau hasilnya bagus ya disyukuri, tidak bagus ya dijadikan koreksi.

#5 Inovasi

Agar kesuksesan itu bertahan lama, dibutuhkan inovasi. Dunia ini terus berkembang, banyak orang-orang hebat bermunculan belum lagi dukungan teknologi yang terus mengalami perkembangan. Anda jika ingin sukses, juga perlu melakukan hal baru yang belum pernah dilakukan atau dibuat.

Inovasi inilah yang akan membuat kesuksesan Anda bertambah besar.

Baca juga : Kiat Sukses Menjadi Reseller Online

***

Setiap orang berhak sukses dan setiap orang mampu untuk meraih kesuksesan. Sekarang kuncinya hanya satu, diri Anda. Kalau diri Anda siap dan yakin meraih kesuksesan itu, maka tidak ada yang tidak mungkin. Selama kita masih sama-sama makan nasi, masih menggunakan tangan dan kaki untuk berkarya, semua itu bisa saja.

Mohon maaf, orang yang difabel saja bisa sukses, masa kita yang memiliki fisik normal tidak bisa? #ThinkAgain and good luck!



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =