Home » GLOSARIUM » Pengertian dan Definisi Asuransi Yang Perlu Anda Ketahui
Pengertia Asuransi adalah
Image via liputan6.com

Pengertian dan Definisi Asuransi Yang Perlu Anda Ketahui

Ada beberapa orang yang telah mengetahui tentang apa itu asuransi, namun sebagian masih ada yang bingung mengenai pengertian atau definisi asuransi. Dalam Glosarium kali ini, kami akan sedikit mengulas tentang asuransi agar tidak ada lagi kebingungan bahkan ada yang menyamakan asuransi dengan tabungan.

Asuransi adalah sebuah kegiatan perjanjian antara kedua belah pihak atau lebih. Masing-masing pihak ada yang berperan sebagai pihak tertanggung dan pihak penanggung. Pihak tertanggung itu ya kita atau pengguna asuransi, sedangkan pihak penanggung adalah pihak penyedia/pengelola asuransi tersebut.

Nah, pihak tertanggung ini memiliki kewajiban yaitu membayarkan biaya yang rutin untuk dibayarkan kepada pihak penanggung. Dalam dunia asuransi biasa disebut Premi. Lantas pihak tertanggung akan mendapatkan penggantian dari pihak penanggung, apabila pihak tertanggung mengalami peristiwa yang sudah menjadi ketetapan,misalnya kematian, kerusakan, kehilangan, atau lainnya sesuai dengan jenis asuransi tersebut.

Dari kita mungkin sering mendengar asuransi jiwa, berarti objek yang ditanggung tersebut adalah jiwa, bisa meliputi kejadian kecelakaan, cacat fisik, kematian. Adalagi yang namanya asuransi pendidikan, dan lainnya. Jenis-jenis asuransi akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Sebenarnya pengertian asuransi ini sudah ditetapkan pada UU No. 2 Th. 1992 tentang usaha perasuransian dan Kitab UU Hukum Dagang (KUHD) tentang Asuransi atau pertanggungan seumuranya, pada Bab 9 Pasal 246:[3].

“Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.” – Kitab Undang-Undang Dagang tentang Asuransi, Bab 9 Pasal 246:[3]

Dari adanya Asuransi ini maka akan keuntungan yang bisa didapatkan kedua belah pihak. Untuk penanggung (Pihak Asuransi) tentu akan mendapatkan keuntungan investasi yang telah dibayarkan oleh tertanggung, Premi tadi. Sedang pihak tertanggung akan mendapatkan proteksi atas kerugian yang dialaminya. Bentuk proteksinya bermacam-macam sesuai dengan perusahaan asuransi.

Saat ini telah banyak perusahaan Asuransi yang ada di Indonesia yang menawarkan berbagai layanan proteksi baik untuk kesehatan/jiwa, rumah, kendaraan, pendidikan, dll.

Untuk mencari jasa Asuransi pastikan Anda sudah mengetahui kredibilitas perusahaan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan melihat seberapa lama perusahaan tersebut berjalan dan melayani orang.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 6 =