Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pesan McDonald’s Lewat Go-Food Kok Dibilang Gila

Kezia Tweet

Hal menarik terjadi beberapa hari terakhir ini dimana di laman media sosial ada yang viral soal seseorang yang memesan McDonald’s lewat Go-Food. Sayangnya, banyak yang menganggap orang yang memesan itu gila. Kok bisa gila? Begini ceritanya.

Jadi ceritanya begini, beberapa hari yang lalu bereda screenshot tweet dari salah satu pengguna dengan akun Kezia (@asscrowns) dimana ia menceritakan kalau temannya ada yang pergi ke McDonald’s tapi lupa bawa dompet dan tidak ada uang cash. Akhirnya temannya itu memutuskan untuk memesan lewat Go-Food menggunakan Go-Pay.

Yang lucu, mas-mas Go-Jek nya beli di McD tersebut kemudian mengantarkannya ke meja si orang ini. Terus mas-mas Go-Jek nya malah bilang ‘gila’ ke orang ini.

Kezia Tweet

Tweet yang ditulis pada 10 Juli 2018 ini pun akhirnya viral ke berbagai media sosial. Dan yang sangat disayangkan adalah banyak orang yang menganggap kalau teman Kezia ini ‘gila’. Anggapan gila ini karena memanfaatkan Go-Jek untuk membelikan makanan McD kemudian mengantarkannya ke meja McD. Kan biasanya diantar ke rumah atau kantor atau mana gitu.

Apakah seperti itu aneh? Menurut mimin sih itu hal wajar. Justru yang aneh adalah orang-orang yang menganggap perilaku tersebut adalah hal aneh / gila.

Karena keberadaan Go-Food / Go-Pay atau metode pembayaran non tunai apapun itu selain dari Go-Jek, tujuannya adalah untuk memudahkan orang, baik dalam berbelanja atau melakukan segala aktifitasnya. Perkara mas Go-Jek nya suruh mengantar ke beberapa meter dari kasir tempat beli itu sah-sah saja. Lagi pula para driver Go-Jek juga sudah dibayar. Malah justru lebih hemat waktu, tidak perlu mengantar jauh.

Teman Kezia ini adalah orang yang sangat cerdas memanfaatkan teknologi terkini. Ia tahu kalau dompetnya ketinggalan dan hanya membawa ponsel yang terinstall Go-Jek. Akhirnya ia memutuskan untuk menggunakan fitur yang ada di dalam aplikasi itu untuk memenuhi tujuan atau aktivitasnya itu.

Tapi tak jarang pula banyak netizen yang menganggap itu adalah hal yang kreatif, brilian dan memang patut untuk ditiru.

Karena ya memang ini solusi yang terbaik, dari pada harus pulang atau pinjam duit orang nanti malah lupa balikin, kan jadi repot. Ya lebih baik gunakan saja aplikasi pembayaran non tunai yang ada di ponsel untuk berbelanja. Lagi pula sekarang sudah zamannya cash less. Apa-apa sudah bisa lewat ponsel, so, ini tidak perlu diributkan. Kita kasih apresiasi saja pada teman Kezia itu karena berhasil memanfaatkan teknologi dengan baik.

Baca juga:

WhatsApp
Telegram


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *