Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pengertian Tabungan Berjangka

Tabungan Berjangka

Jenis produk tabungan itu bermacam-macam, ada yang berupa tabungan biasa, ada juga yang dinamakan tabungan berjangka. Apakah Anda sudah tahu pengertian Tabungan Berjangka? Kalau belum, bisa simak artikel kami berikut ini.

Sesuai dengan namanya, Tabungan Berjangka ini adalah jenis simpanan / tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu dalam menabungnya. Jadi Anda sebagai nasabah nanti memiliki tanggung jawab untuk menyetorkan dana dengan jumlah yang tetap setiap bulannya dan dalam rentang atau jangka waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Jangka waktunya ini bisa 12 bulan, 2 tahun, bahkan lebih, tergantung dari keinginan nasabah.

Lalu apa manfaat dan tujuan Tabungan Berjangka?

Biasanya orang-orang memilih produk tabungan ini untuk kebutuhan jangka panjang. Misalnya dalam waktu 3 tahun lagi ingin menyekolahkan anaknya, sehingga agar memiliki dana pendidikan yang mencukupi. Atau untuk biaya beli rumah dan lainnya.

Baca juga : Apakah perlu membuka tabungan anak?

Karena adanya jangka waktu dan jumlah yang tetap tiap bulannya ini maka akan memudahkan seorang nasabah dalam menyiapkan dana untuk kebutuhannya di masa depan.

Untuk jumlah setoran tiap bulan dan jangka waktunya, masing-masing bank memiliki kebijakan masing-masing. Ada yang memiliki jumlah setoran minimal per bulannya Rp 500 ribu dengan jangka waktu minimal 12 bulan – 240 bulan.

Apakah sudah paham sampai di sini?

Jika belum ini contohnya. Anggap saja Anda ingin mengikuti tabungan berjangka ini, dan melihat keuangan yang ada, Anda bisa menyetorkan uang / menabung Rp 200 ribu per bulan dalam jangka waktu 5 tahun. Nah dalam 5 tahun ke depan ini, Anda harus menabung Rp 200 ribu per bulannya. Anda tidak diperkenankan mengambil saldo tabungan sebelum 5 tahun.

Jadi yang membedakan selain adanya jangka waktu adalah, dalam masa menabung Anda tidak diperbolehkan mengambil uangnya. Anda bisa mengambil uang setelah masa jangka waktu habis. Misalnya Anda memilih jangka waktu 5 tahun, ya artinya dana Anda bisa diambil setelah 5 tahun.

Tabungan Berjangka ini memang hampir mirip dengan investasi.

 

Dengan ikut tabungan berjangka ini, tentu Anda akan dipaksa untuk menabung setiap bulannya. Tetapi dipaksa di sini untuk tujuan yang positif dan memang ini niat dari Anda akan ke depannya Anda punya dana sekian yang ingin digunakan untuk keperluan Anda.

Di tabungan berjangka ini Anda juga bisa merencakan jumlah tabungan per bulannya. Misalnya 5 tahun lagi Anda ingin memiliki dana sebesar Rp 100 juta, berarti per bulan Anda harus menabung sekian-sekian. Beberapa bank sudah ada fitur soal ini. Sehingga keinginan Anda untuk memiliki dana Rp 100 juta dalam 5 tahun mendatang bisa tercapai.

Tabungan Berjangka untuk siapa?

Karena adanya aturan yang berbeda dengan tabungan biasa, maka tabungan berjangka ini tidak bisa digunakan serta merta untuk semua orang. Tabungan berjangka ini lebih cocok digunakan untuk orang yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu tertentu dengan cara yang mudah dan minim risiko.

Bisa juga digunakan untuk orang tua yang ingin menyiapkan dana pendidikan untuk anaknya.

Baca juga:

WhatsApp
Telegram


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *