Kelakuan Pembeli Online Markeplace yang Membuat Kesal Penjual

Membeli barang secara online khususnya di marketplace memang berbeda dari membeli barang langsung secara konvensional. Selain memang pembeli tidak bisa melihat secara langsung barang yang dijual, sistem atau cara transaksinya pun juga berbeda. Nah, kadang ada kelakuan pembeli online marketplace yang membuat kesal penjual.

Sebelumnya kami sudah menulis tentang Kelakuan Penjual Online marketplace yang bikin pembeli kesal, dan kali ini giliran dari sisi pembeli yang memang tak jarang membuat penjual juga merasa kesal.

Kalau Anda orang yang suka membeli barang di online marketplace sebaiknya simak ini supaya Anda bisa lebih bijak lagi dalam berbelanja.

Kelakuan Pembeli Online

1.Tidak Membaca Stok Barang

Banyak pembeli yang tidak membaca stok barang kemudian langsung tanya penjual ke melalui chat. “Apakah produk ini masih ready?”

Kami yakin saat ini penjual terus melakukan update stok secara rutin, dan pertanyaan seperti itu kadang membuat kesal penjual. Ya karena stok produk sudah tertera di informasi produknya, tetapi masih saja ada pembeli yang menanyakan itu.

2.Tidak Membaca Deskripsi Produk

Rasanya banyak pembeli kita yang memang malas membaca, penjual yang sudah menulis informasi produk dengan detail di deskripsi rasanya tak ada gunanya. Karena banyak juga pembeli yang tidak membaca deskripsi dengan teliti sehingga harus menanyakannya lagi ke penjual.

Misalnya saja di deskripsi sudah ditulis Netto produk 200 gram, tapi masih saja ada yang tanya lewat chat berapa nettonya.

Kemudian ada kasus juga penjual yang sudah menulis di deskripsi tentang kekurangan-kekurangan produknya. Karena pembeli tidak mau membaca deskripsi, dipikir produk yang dibelinya sempurna, alhasil pas barang sudah sampai merasa ditipu penjual karena produknya ada kekurangan.

Padahal semuanya sudah ditulis di deskripsi. Akhirnya lagi-lagi yang kena semprot penjual, bahkan mendapatkan rating dan ulasan negatif.

3.Tidak Sabaran

Ya, banyak juga pembeli yang tidak sabar untuk barangnya segera dikirim. Lagi-lagi penjual sudah memberikan catatan jadwal pickup kurir atau pengiriman. Misalnya saja order sebelum jam 12.00 akan dikirim pada hari yang sama, kalau order setelah jam 12.00 akan dikirim keesokan harinya.

Tapi lagi-lagi ada pembeli yang tidak sabaran. Meminta agar pesanannya segera dikirim. Padahal penjual itu tidak mengurusi pesanan dari satu orang saja, ada banyak. Jadi pengiriman akan dilakukan terjadwal, tidak bisa satu order masuk langsung dikirim ke kurir satu itu juga.

Yang ada penjual rugi di transport dan tidak efektif. Ini yang tidak diketahui pembeli.

4.Tidak Melakukan Konfirmasi Barang Diterima

Pesanannya padahal sudah diterima dengan baik, tetapi pembeli tidak segera melakukan konfirmasi barang diterima. Alhasil penjual harus menunggu beberapa hari agar dana bisa masuk ke saldo rekeningnya.

5.Menyalahkan Penjual Karena Pengiriman Lama

Nah ini juga sering sekali terjadi. Banyak pembeli yang komplain dan memberikan ulasan tentanga lamanya proses pengiriman ke penjual. Padahal proses pengiriman itu tanggung jawabnya pihak ekspedisi pengiriman, bukan tanggung jawab penjual.

Tanggung jawab penjual itu mulai dari menerima order, mengemasnya, hingga mengirimnya ke kurir. Setelah itu proses pengiriman jadi tanggung jawab pihak ekspedisi. Tapi lagi-lagi banyak pembeli yang belum paham akan hal ini, sehingga komplainnya malah ke penjual.

Yang disayangkan adalah memberikan rating buruk ke penjual kalau proses pengiriman lama.


Itulah beberapa kelakuan pembeli online marketplace yang kadang membuat kesal penjual. Sebenarnya masih ada banyak lagi misalnya tidak menulis alamat dengan lengkap, tidak berada di rumah padahal memilih sistem pembayaran COD, dll.

Tapi intinya melalui tulisan ini kita sebagai pembeli harus sadar bahwa transaksi jual beli online itu tidaklah sama dengan bertransaksi secara offline. Justru di online pembeli akan dimudahkan dengan informasi yang jelas, tapi ya mohon untuk tetap teliti dan cermat. Jangan sampai asal beli yang pada akhirnya menyalahkan penjual. Padahal itu jelas-jelas salah pembelinya sendiri karena tidak cermat. Semoga bermanfaat.




Baca Artikel dari Tags:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.