Home » REGIONAL » Ridwan Kamil Ajak Warganya Nongkrong di Pasar Los Cihapit
Pasar Los Cihapit
image via @ridwankamil

Ridwan Kamil Ajak Warganya Nongkrong di Pasar Los Cihapit

EtalaseBisnis.com – Berbagai upaya dilakukan Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk menata kotanya menjadi lebih indah dan nyaman untuk warganya. Hal ini yang juga dilakukannya pada Pasar Los Cihapit.

Ya, tak hanya tempat publik saja yang menjadi fokus penataan kota dari Kang Emil ini. Tapi pasar tradisional pun juga menjadi salah satu agendanya.

Pasar Los Cihapit adalah contohnya. Pasar tertua di Kota Bandung ini telah dirubah menjadi pasar tradisional yang bersih dan nyaman. Tidak hanya itu, upaya kolaborasi pun dilakukan dengan berbagai elemen agar Pasar Cihapit ini semakin ramai dan populer.

Melalui akun Twitternya (@ridwankamil), beliau mengajak warganya untuk nongkrong di Pasar Los Cihapit.

“Ayo warga Bandung kita nongkrong belanja di Pasar Los Cihapit yg sudah keren dan bersih. Dukung ekonomi kerakyatan,” kutipan dari tweet @ridwankamil

Perlu Anda ketahui, Pasar Cihapit ini telah ada sejak jaman kolonialisme Belanda. Dulunya, pasar ini adalah pusat keramaian warga Bandung. Akan tetapi seiring perkembangan waktu dan munculnya berbagai pasar modern, Pasar Cihapit kian sepi pengunjung dan tidak terawat dengan baik.

Namun kini keberadaan Pasar Los Cihapit kembali didongkrak agak warga Bandung tak lupa akan sejarah keberadaan pasar ini. Selain itu yang pasti adalah agar warga Bandung lebih mendukung ekonomi kerakyatan. Karena pasar tradisional sendiri adalah pusat produk-produk lokal dan di situlah akan mampu meningkatkan hajat hidup orang banyak khususnya warga Bandung.

Pasar Los Cihapit ini telah direnovasi dan telah dilauching sejak 31 Januari 2016 lalu.

Di pasar ini tidak hanya sekedar sebagai tempat jual beli barang lokal saja. Tapi kini fungsinya telah dimaksimal seperti tempat untuk nongkrong, tempat diskusi, tempat kegiatan komunitas, dan lain-lain.

Semoga dengan keberadaan Pasar Los Cihapit ini mampu mendongkrak ekonomi warga Bandung khususnya kalangan bawah. Sehingga angka kemiskian semakin menipis dan pada akhirnya tingkat kesejahteraan ekonomi warga Bandung meningkat.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 12 =