Home » BERITA » NASIONAL » Susi Pudjiastuti Tak Ingin Prinsipnya Dibeli
Susi Pudjiastuti Menteri
Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti / Ilustrasi Foto : kompas.com

Susi Pudjiastuti Tak Ingin Prinsipnya Dibeli

Selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Susi Pudjiastuti telah memberikan gebrakan-gebrakan baru khususnya masalah kedaulatan maritim di Indonesia.

Dilain sisi, Susi pun menuai tekanan baik dari dalam negeri maupun luar negeri atas kebijakan yang dikeluarkannya. Akan tetapi, Susi tetap kukuh untuk menjalankan kebijakan tersebut meskipun ia diberi uang Rp 1 Triliun. Prinsipnya tak akan ada yang bisa mengubahnya.

“Alhamdulillah, uang Rp 500 Miliar hingga 1 Triliun tidak bisa membeli prinsip dan pendapat saya,” kata Susi saat di Kantor Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Berbagai tekanan memang telah ia terima, dari dalam negeri ada, dari luar negeri juga tak kalah banyaknya. Namun, Susi menyikapinya dengan tenang karena menurutnya, tekanan yang diberikan dari luar itu hanya sebagai upaya agar Susi mau melonggarkan kebijakan yang telah dikeluarkannya tersebut.

Susi punya alasan tersendiri mengapa tidak ingin menyanggupi tekanan-tekanan yang bermacam-macam itu. Menurutnya, kebijakan yang ia keluarkan ini semata-mata hanya untuk kebaikan negeri ini di masa yang akan datang terutama di sektor kelautan dan perikanan.

Menteri yang hanya lulusan SMP ini pun memiliki keinginan agar memiliki investor yang memang menetap di Indonesia. Bukan investor yang hanya menggelontorkan uang dan mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia saja. Susi tidak mau hal tersebut.

Kebijakan yang dikeluarkan Susi memang banyak pro kontra di masyarakat. Namun, Susi menjelaskan bahwa kedaulatan negeri ini tidak bisa ditawar dengan apapun. Mengingat Indonesia memiliki jajaran pantai yang sangat panjang dan luas daripada negara lain. Indonesia juga merupakan kawasan yang baik untuk reproduksi berbagai hewan air dan ini perlu dilestarikan.

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 6 =