Home » BERITA » Februari 2015, Harga Cabai Diprediksi Turun

Februari 2015, Harga Cabai Diprediksi Turun

Pedagang Cabai / suaramerdeka.com
Pedagang Cabai / suaramerdeka.com

Hingga saat ini harga cabai terus melambung tinggi. Di Jakarta, harga cabai mencapai Rp 100.000 per kilogramnya.

Kenaikan harga cabai ini dipicu oleh kemarau panjang yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Sehingga menyebabkan panen cabai menjadi terganggu.

Namun, saat ini sudah memasuki musim penghujan dan diharapkan panen cabai membaik. Seperti yang diberitakan oleh detikFinance, Minggu(7/12/2014), Dadi Sudiana, selaku Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) mengatakan bahwa diprediksi harga cabai akan kembali normal pada Februari tahun mendatang. Hal ini dikarenakan panen cabai sudah membaik seiring datangnya musim hujan.

Dampak dari kemarau panjang kemarin membuat stok cabai kian menipis dan inilah yang membuat harga cabai semakin melambung tinggi.

“Harganya (cabai) naik karena stok berkurang. Jumlah luasan tanam makin sedikit gara-gara kemarau panjang”, tuturnya seperti yang diberitakan oleh detikFinance.

Harga cabai rawit di beberapa pasar di Jakarta pun sampai tembus Rp 100 Ribu per kilonya. Tentu ini membuat konsumen menjadi terbebani dari segi ekonomi.

Bagikan artikel ini :


One Comment

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *