Bekerja dari rumah memang nyaman. Namun, suasana rumah kadang justru membuat saya mudah terdistraksi. Ada pekerjaan rumah, suara televisi, kasur yang terlalu menggoda, atau rasa bosan karena setiap hari melihat ruangan yang sama.
Saat kondisi seperti itu muncul, pindah bekerja ke coffee shop bisa membantu mengembalikan fokus. Apalagi sekarang cukup banyak coffee shop Solo yang menyediakan Wi-Fi, colokan listrik, area ber-AC, makanan berat, bahkan buka selama 24 jam.
Tentu saja, coffee shop yang bagus untuk nongkrong belum tentu nyaman untuk bekerja. Saya biasanya memperhatikan ukuran meja, tingkat kebisingan, ketersediaan colokan, koneksi internet, pilihan makanan, dan jam operasional sebelum membuka laptop.
Berikut beberapa coffee shop di Solo yang layak kamu pertimbangkan untuk WFC atau work from cafe.
Apa yang Membuat Coffee Shop Nyaman untuk WFC?
Saya tidak hanya mencari tempat yang estetik. Untuk bekerja selama dua hingga empat jam, saya membutuhkan fasilitas yang lebih fungsional.
Coffee shop yang nyaman untuk WFC idealnya memiliki:
- Wi-Fi yang cukup stabil
- Colokan listrik di dekat meja
- Meja yang cukup luas untuk laptop
- Kursi yang nyaman
- Area indoor atau ber-AC
- Suasana yang tidak terlalu bising
- Pilihan makanan dan minuman
- Toilet dan tempat parkir
- Jam buka yang sesuai dengan waktu kerja
Kebutuhan setiap orang tentu berbeda. Penulis mungkin membutuhkan tempat yang tenang, sedangkan pekerja kreatif bisa saja lebih produktif di tengah suasana yang hidup.
1. Cold ‘N Brew Fajar Indah

Cold ‘N Brew Fajar Indah menjadi salah satu pilihan paling menarik untuk bekerja dari coffee shop. Tempat ini menggabungkan konsep kedai kopi dengan ruang kerja, sehingga suasananya terasa lebih ramah untuk pengunjung yang membawa laptop.
Tersedia area indoor, outdoor, ruang tenang, serta ruang pertemuan. Pilihan ruang tersebut memudahkan kamu menyesuaikan tempat duduk dengan jenis pekerjaan. Gunakan area reguler untuk pekerjaan ringan atau pilih ruang yang lebih tenang ketika kamu harus membaca dokumen dan mengejar deadline.
Lokasinya berada di Jalan Adi Sucipto No.148, Jajar, Laweyan. Berdasarkan informasi terbaru yang tersedia, cabang ini beroperasi selama 24 jam. Akun resmi Cold ‘N Brew juga mencantumkan konsep coffee and coworking serta jam operasional 24 jam untuk sejumlah cabangnya. (Kota Surakarta)
Cocok untuk: kerja beberapa jam, rapat kecil, belajar mandiri, dan pekerjaan malam.
Waktu terbaik datang: pagi hingga siang pada hari kerja.
2. Sekutu Kopi

Sekutu Kopi cocok untuk kamu yang mencari coffee shop di pusat Kota Solo. Lokasinya berada di Jalan Slamet Riyadi No.116, Keprabon, sehingga relatif mudah dijangkau dari kawasan bisnis, perhotelan, dan pusat kota.
Area lantai dua menjadi bagian yang lebih menarik untuk WFC. Ruangannya memiliki pencahayaan yang cukup baik dan suasana yang lebih mendukung untuk menulis, membaca, atau menyelesaikan pekerjaan melalui laptop.
Saya lebih menyarankan datang pada pagi atau siang hari. Menjelang sore dan malam, suasananya dapat menjadi lebih ramai karena banyak pengunjung datang untuk nongkrong. Informasi jam operasional yang tersedia menunjukkan Sekutu Kopi buka dari pagi hingga malam, tetapi jamnya dapat berubah sehingga sebaiknya periksa akun resminya sebelum datang.
Cocok untuk: menulis, pekerjaan ringan, membaca, dan pertemuan informal.
Waktu terbaik datang: pagi sampai sebelum jam pulang kerja.
3. Natahati Coffee & Eatery

Kalau saya ingin bekerja cukup lama sambil makan siang, Natahati Coffee & Eatery menjadi pilihan yang masuk akal. Tempat ini tidak hanya menjual kopi, tetapi juga memiliki pilihan makanan yang lebih lengkap.
Area duduknya cukup lapang dengan pilihan indoor dan semi-terbuka. Ukuran mejanya juga lebih mendukung untuk membuka laptop, buku catatan, atau beberapa dokumen sekaligus. Tempat seperti ini cocok untuk freelancer yang ingin bekerja setengah hari tanpa harus berpindah lokasi ketika mulai lapar.
Selain itu di sini juga tersedia, meeting room yang cukup untuk belasan orang.

Natahati berada di Jalan Punggawan No.6, Banjarsari. Akun resminya mencantumkan jam operasional Senin–Kamis pukul 08.00–22.00 serta Jumat–Minggu pukul 08.00–23.00. (Instagram)
Cocok untuk: kerja panjang, membaca dokumen, bertemu klien, dan diskusi tim kecil.
Waktu terbaik datang: pagi hingga sore pada hari kerja.
4. Kopi Nako Solo

Kopi Nako Solo bisa menjadi pilihan untuk kamu yang memiliki jadwal kerja tidak menentu. Coffee shop ini berada di Jalan Kalitan No.1, Penumping, Laweyan, dan beroperasi selama 24 jam. Informasi tersebut masih tercantum pada akun resminya. (Instagram)
Tempatnya memiliki area indoor ber-AC, area outdoor, meja komunal, Wi-Fi, stopkontak, toilet, dan musala. Area indoor lebih cocok untuk membuka laptop karena suhu dan pencahayaannya lebih stabil.
Namun, Kopi Nako juga populer sebagai tempat nongkrong. Saya menyarankan datang pada pagi hari ketika suasana belum terlalu ramai. Saat malam atau akhir pekan, kamu mungkin membutuhkan headset agar tetap bisa berkonsentrasi.
Cocok untuk: pekerja dengan jam fleksibel, kerja malam, diskusi santai, dan kerja bersama tim kecil.
Waktu terbaik datang: pagi hingga menjelang siang.
5. Tetra Coffee & Eatery

Tetra Coffee & Eatery berada di Jalan Slamet Riyadi No.560, Jajar, Laweyan. Lokasinya berada di jalan utama sehingga cukup mudah ditemukan, termasuk bagi kamu yang datang dari arah pusat kota atau kawasan Manahan.
Coffee shop ini menyediakan area indoor ber-AC, area merokok, area luar, Wi-Fi, serta stopkontak yang tersebar di beberapa bagian. Menunya juga tidak terbatas pada kopi. Tersedia makanan yang bisa menemani sesi kerja panjang tanpa perlu pindah ke restoran lain.
Informasi yang tersedia pada kanal resminya menyebutkan bahwa Tetra Coffee & Eatery Solo beroperasi selama 24 jam. (Instagram)
Cocok untuk: pekerjaan malam, mengerjakan presentasi, bekerja beberapa jam, dan bertemu rekan kerja.
Waktu terbaik datang: pagi, siang, atau setelah jam makan malam.
6. Arsa Coffee & Library

Tidak semua orang bisa bekerja di coffee shop yang ramai. Kalau kamu membutuhkan suasana lebih tenang, Arsa Coffee & Library patut masuk daftar.
Tempat ini menggabungkan coffee shop dengan perpustakaan mini. Koleksi buku dan suasananya membuat Arsa terasa cocok untuk membaca, menulis, belajar, atau mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi.
Lokasinya berada di Jalan Kartika, Jebres, tidak jauh dari kawasan Universitas Sebelas Maret. Akun resminya mencantumkan bahwa Arsa Coffee & Library buka selama 24 jam. (Instagram)
Karena berada dekat kawasan kampus, harga menunya juga relatif dapat dijangkau oleh mahasiswa. Namun, suasananya mungkin lebih ramai ketika memasuki musim ujian atau jam belajar malam.
Cocok untuk: membaca, menulis artikel, belajar, riset, dan pekerjaan yang membutuhkan fokus.
Waktu terbaik datang: pagi, siang sebelum jam kuliah selesai, atau larut malam.
Perbandingan Coffee Shop Solo untuk WFC

Jam operasional, fasilitas, serta kebijakan penggunaan laptop dapat berubah. Periksa kembali Google Maps atau akun media sosial resmi sebelum berangkat.
Pilih Coffee Shop Berdasarkan Gaya Kerjamu
Kalau kamu membutuhkan konsentrasi tinggi, pilih quiet room Cold ‘N Brew atau suasana tenang di Arsa Coffee & Library.
Untuk pertemuan dengan klien, Natahati terasa lebih sesuai karena memiliki meja yang cukup luas dan pilihan makanan yang lengkap. Sementara itu, Tetra dan Kopi Nako cocok untuk pekerja yang sering menyelesaikan tugas sampai malam.
Sekutu Kopi bisa menjadi pilihan saat kamu hanya perlu bekerja selama satu atau dua jam di kawasan pusat kota.
Tidak ada satu coffee shop Solo yang selalu cocok untuk semua pekerjaan. Tempat yang nyaman untuk menulis belum tentu cocok untuk melakukan panggilan video. Sebaliknya, coffee shop yang ramai mungkin justru membantu sebagian orang mendapatkan ide baru.
Etika Kerja di Cafe atau Coffee Shop
Meski beberapa coffee shop Solo menyediakan Wi-Fi dan colokan listrik, kita tetap perlu ingat bahwa sebagian besar tempat tersebut bukan coworking space. Cafe tetap menjalankan bisnis makanan dan minuman, sehingga pengunjung lain juga memiliki hak untuk memakai meja dan menikmati suasana.
Kalau saya bekerja cukup lama di coffee shop, saya biasanya berusaha menyesuaikan pesanan dengan durasi penggunaan meja. Memesan satu minuman lalu memakai meja selama lima atau enam jam tentu terasa kurang pantas, terutama ketika tempat mulai ramai.
Pilih meja sesuai kebutuhan. Kalau datang sendirian, hindari memakai meja besar yang sebenarnya bisa digunakan oleh satu kelompok. Saat pengunjung mulai memenuhi ruangan, kita juga sebaiknya lebih peka dan tidak memperluas area kerja dengan tas, charger, buku, dan barang lain secara berlebihan.
Gunakan headset ketika mengikuti rapat online, menonton video, atau mendengarkan musik. Kalau harus berbicara dalam panggilan video, jaga volume suara agar tidak mengganggu pengunjung lain. Untuk rapat yang panjang atau membutuhkan banyak diskusi, lebih baik gunakan ruang pertemuan atau pilih tempat yang memang menawarkan fasilitas coworking.
Kita juga perlu menghargai aturan dari setiap cafe. Jangan memindahkan meja, mencabut perangkat milik cafe, membawa makanan dari luar, atau memakai colokan secara berlebihan tanpa izin. Bila ragu, tanyakan langsung kepada staf.
Pada dasarnya, WFC tetap nyaman selama kita tidak memperlakukan coffee shop seperti kantor pribadi. Pesan secukupnya, jaga suara, gunakan meja dengan bijak, dan berikan ruang bagi pengunjung lain. Etika sederhana seperti ini membantu cafe tetap nyaman untuk bekerja sekaligus tetap menyenangkan bagi orang yang datang untuk makan atau nongkrong.
Tips WFC di Coffee Shop agar Tetap Nyaman
Datanglah pada pagi atau siang hari jika kamu membutuhkan suasana yang tenang. Hindari jam makan, malam minggu, dan akhir pekan ketika jumlah pengunjung biasanya meningkat.
Bawa headset, charger, kabel tambahan, dan hotspot pribadi. Jangan sepenuhnya bergantung pada Wi-Fi umum, terutama saat kamu harus mengikuti rapat penting atau mengunggah file berukuran besar.
Saya juga menyarankan untuk tidak menggunakan meja besar ketika datang sendirian saat coffee shop sedang penuh. Pesan makanan atau minuman tambahan jika kamu memakai meja selama beberapa jam.
Untuk pekerjaan yang melibatkan data penting, hindari membuka layanan perbankan atau dokumen rahasia melalui Wi-Fi publik. Gunakan hotspot pribadi atau koneksi yang terlindungi.
Baca juga : Konsep Desain Cafe Untuk Menarik Pengunjung
Jadi, Coffee Shop Solo Mana yang Paling Cocok?
Pilihan akhirnya bergantung pada cara kamu bekerja. Cold ‘N Brew dan Arsa cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan fokus. Natahati nyaman untuk bekerja sambil makan, sedangkan Kopi Nako dan Tetra memberikan fleksibilitas karena buka 24 jam.
Apa pun tempat yang kamu pilih, datanglah pada waktu yang tidak terlalu ramai. Coffee shop yang paling populer belum tentu menjadi tempat kerja terbaik. Bagi saya, meja yang nyaman, colokan listrik, koneksi internet, dan suasana yang kondusif jauh lebih penting daripada sekadar interior yang menarik.




