Home » BERITA » UKM » Pemasaran Masih Menjadi Masalah Terbesar Bagi UMKM Surakarta

Pemasaran Masih Menjadi Masalah Terbesar Bagi UMKM Surakarta

PLUT KUMKM Surakarta
Forum Komunitas UMKM Surakarta

EtalaseBisnis.com – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) nampaknya harus terus mendapatkan perhatian dari semua kalangan. Pasalnya, hingga kini berbagai tantangan dan kendala masih saja menyelimuti UMKM dalam proses pengembangannya.

Seperti yang terjadi di UMKM Surakarta, berdasarkan Kajian Riset yang dilakukan oleh Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Surakarta periode Januari-Maret 2016, mendapatkan hasil bahwa 38% pelaku UMKM di Kota Solo masih terkendala masalah pemasaran. Disusul dengan masalah permodalan dengan presentase 27%.

Kajian Riset PLUT Surakarta

Menurut Teguh Wiji Setyahadi S.Psi, Konsultan SDM PLUT KUMKM Surakarta, sebenarnya masalah pemasaran ini sudah dialami oleh sebagian besar UKM dari tahun-tahun kemarin. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya ritel-ritel modern yang belum bersedia menerima produk-produk UKM. Akan tetapi di tahun ini beberapa mall dan pusat perbelanjaan modern sudah memberikan space khusus untuk para UKM dan event maupun pameran UKM juga sudah semakin banyak.

Ketika disinggung masalah pemasaran online, Teguh juga menjelaskan bahwa untuk pemasaran online saat ini juga sudah ada progress. Selain itu juga sudah muncul kerjasama dengan beberapa marketplace online. Untuk pengembangan SDM, juga sudah dimulai dengan adanya workshop yang berkolobarasi dengan salah satu marketplace.

Kendala lain yang cukup membebani UMKM di Kota Solo adalah soal permodalan.

Meski sudah ada kerjasama dengan beberapa bank dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), tapi untuk besaran modal masih sangat kurang untuk proses pengembangan usaha.

Kajian Riset PLUT Surakarta - Perbandingan

Masalah pemasaran dan permodalan ini ternyata masih menjadi masalah besar bagi UMKM khususnya di wilayah Kota Solo. Mengingat di tahun 2015 kemarin sempat dilakukan kajian yang sama pada bulan Agustus – Desember 2015, dan hasilnya sama, pemasaran dan permodalan masih menjadi kendala terbesar.

Yang mengejutkan dari hasil Kajian Riset PLUT Surakarta tahun ini adalah munculnya masalah Legalitas Usaha dan Manajemen Keuangan, yang mana kedua unsur ini tidak muncul di kajian tahun 2015 kemarin.

Keberadaan PLUT KUMKM Surakarta sendiri sangat membantu mengatasi masalah-masalah tersebut. Seperti menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan bank maupun non bank untuk membantu permodalan UKM, menjalin kemitraan dengan pihak lain untuk proses pemasaran. Dari sisi manajemen juga sudah rutin memberikan pelatihan kepada para pelaku UKM.



Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × five =